Berita Nasional

Wah, Pemkab Ini Awali Tahun Baru dengan Salat Subuh Berjamaah

Mengawali tahun baru 2017, Pemkab Purbalingga menggelar salat subuh berjamaah di Masjid Agung Darusalam Purbalingga, Jawa Timur, Minggu (1/1/2016)

Wah, Pemkab Ini Awali Tahun Baru dengan Salat Subuh Berjamaah
Tribun Jabar
Ilustrasi 

 BANJARMASINPOST.CO.ID, PURBALINGGA - Berbagai cara dilakukan sejumlah pihak untuk mengawali datangnya tahun baru. Seperti dilakukan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Mereka mengawali tahun baru 2017 dengan menggelar salat subuh berjamaah di Masjid Agung Darusalam Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (1/1/2016).

Salat Jamaah diikuti Bupati Purbalingga Tasdi, Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi serta seluruh pejabat dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Se-Kabupaten Purbalingga.

"Saat ini sudah 10 kecamatan di setiap desa yang juga melaksanakan kegiatan subuh berjamaah bersama masyarakat," kata Bupati Purbalingga, Tasdi.

Menurut Tasdi, kegiatan tersebut memiliki dampak spiritual, sosial dan kultural. Dari sisi spiritual, kegiatan itu menjadi momentum evaluasi diri (muhasabah) di tahun baru 2017, juga meningkatkan hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta.

Secara kultural, kegiatan ibadah tersebut sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dan Pemkab Purbalingga.

Kegiatan itu juga dinilainya budaya positif untuk memberikan keteladanan dari pemimpin untuk rakyat.

"Salat subuh berjamaah juga bisa meningkatkan rasa sosial, supaya silaturahmi antara ulama, umaro (pemimpin) dan umat tetap terjaga.

Kami perlu kerjasama dan masukan dari berbagai pihak, terutama ulama,"katanya

Pemkab Purbalingga, kata Tasdi memberikan perhatian serius pada upaya mewujudkan masyarakat ber-akhlak karimah melalui kegiatan keagamaan.

Pemkab telah melakukan sejumlah langkah, antara lain, dengan meningkatkan honor bagi 1.011 guru Madrasah Diniyah (Madin) sebesar 50 persen.

Pada tahun 2016, Pemkab juga membantu 73 pondok pesantren (ponpes) sebesar Rp10 juta per Ponpes untuk mengembangkan sarana prasarana (sarpras).

Program Bupati dan Wabup Nyantri di ponpes yang diikuti seluruh pejabat sebulan sekali, juga terus dilestarikan.

Pemkab juga berencana melakukan penataan dan pendataan terhadap sekitar 2.213 masjid untuk mendapatkan kejelasan adminstrasi agar bisa mendapat bantuan Pemkab.

"Kedepan semua keberadaan masjid akan di data dan dilestarikan oleh Pemkab," kata Bupati.

Editor: BPost Online
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved