Jendela Dunia

56 Napi Tewas Akibat Bentrok Antar Geng Narkoba di Penjara

Sergio Fontes, kepala keamanan negara bagian Amazonas, dalam konferensi pers mengatakan korban jiwa bisa bertambah

56 Napi Tewas Akibat Bentrok Antar Geng Narkoba di Penjara
Reuters
Kerabat tahanan menunggu kabar di depan Medical Local Institute (IML) setelah akhir kerusuhan penjara berdarah di kota Amazon, Manaus, di Brasil pada 2 Januari 2017. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kerusuhan di penjara menewaskan sedikitnya 56 orang dalam aksi kekerasan paling berdarah dalam dua dekade di sistem penjara yang terlalu penuh menurut para pejabat kota Manaus di Amazon, Brasil, Senin (2/1).

Sergio Fontes, kepala keamanan negara bagian Amazonas, dalam konferensi pers mengatakan korban jiwa bisa bertambah saat otoritas tahu lebih jelas mengenai pemberontakan yang dipicu oleh pertarungan geng narkoba yang saling bermusuhan itu.

Fontes mengatakan kepada para pewarta bahwa beberapa jasad dengan kepala dipenggal dilemparkan ke atas dinding penjara dalam kerusuhan itu, dan kebanyakan korban tewas berasal dari geng narkoba First Capital Command (PCC) yang bermarkas di Sao Paulo.

Pihak berwenang sebelumnya menyatakan kerusuhan itu menewaskan 60 orang.

"Ini adalah bagian lain dalam perang senyap dan kejam perdagangan narkoba," katanya sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

Kerusuhan itu terjadi karena bentrok antara tahanan yang bersekutu dengan PCC, geng narkoba paling kuat di Brasil, dan kelompok penjahat lokal Manaus yang dikenal sebagai North Family.

Geng yang berbasis di Manaus diyakini menyerang tahanan sekutu PCC atas perintah geng narkoba Red Command (CV) yang berbasis di Rio de Janeiro, geng narkoba terbesar kedua di Brasil.

Menteri Kehakiman Brasil Alexandre de Moraes akan melakukan perjalanan ke Maraus pada Senin untuk bertemu dengan Gubernur Amazonas Jose Melo Oliveira dan pejabat keamanan federal lain guna membahas kerusuhan itu.

Pedro Florencio, sekretaris penjara negara bagian Amazonas, mengatakan pembunuhan besar-besaran itu merupakan "pembunuhan balas dendam" dalam perseteruan antar geng penjahat di Brasil.

Kekerasan di penjara itu bermula Minggu malam dan berhasil dikendalikan pada Senin sekitar pukul 07.00 pagi menurut Fontes.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved