Berita Tabalong

Belum Sempat Pesta Sabu, Buruh Bangunan di Tanjung Dibekuk Polisi

Mereka dan kurir yang mengantar sabu dari Amuntai bertemu di perbatasan Tabalong dan HSU. Saat itu mereka membeli sabu sebanyak 1/2 gram.

Belum Sempat Pesta Sabu, Buruh Bangunan di Tanjung Dibekuk Polisi
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Dimas Wirawan alias Dimas (25), saat dibekuk petugas Satnarkoba Polres Tabalong, Rabu (4/1/2017).

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Belum lagi sempat menikmati sabu yang baru dibeli, Dimas Wirawan alias Dimas (25), sudah keburu dibekuk petugas Satnarkoba Polres Tabalong.

Dimas yang sehari-harinya mengaku sebagai buruh bangunan ini dibekuk, Senin (2/1) sekitar pukul 18.20 Wita di sebuah pos kamling di Jln Widuri RT. 17 kecamatan Murung Pudak.

Saat itu, Dimas bersama dua kawannya yang berhasil kabur saat digerebek, sudah bersiap untuk bersama-sama mengonsumsi sepaket sabu.

Dimas sendiri tak bisa berkutik dan akhirnya hanya bisa pasrah digelandang ke Mapolres Tabalong bersama barang bukti berupa 1 paket sabu seberat 0,40 gram dan 1 Hp BB.

Menurut penuturan Dimas yang ditemui, Rabu (4/1) siang, mengatakan, dua orang kawannya yang berhasil kabur hanya satu yang dikenalnya, itupun bukan kawan lama.

"Kenalnya karena saya jual Hp ke dia, lalu berteman di BBM (Blackberry messenger)," kata warga Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak ini.

Sedangkan kenapa bisa tergabung untuk merencanakan memakai sabu? Dimas, mengaku ini bermula dari status BBM yang ditulisnya.

Waktu itu dirinya menulis status dengan kalimat 'SABU' (Sedot Asap Buang Uang). Status itulah yang memancing reaksi kawannya.

"Status itu yang membuatnya mengajak saya untuk menyabu, tapi saya tidak langsung mau, setelah beberapa kali diajak baru mau," ujarnya.

Setelah sepakat kapan akan pesta sabu, Dimas dan kawannya itu sama-sama mengambil sabu yang sudah dipesan lewat telepon.

Mereka dan kurir yang mengantar sabu dari Amuntai bertemu di perbatasan Tabalong dan Hulu Sungai Utara. Saat itu mereka membeli sabu sebanyak 1/2 gram dengan harga Rp. 1,1 juta.

"Dari situ kemudian pulang dan berkumpul di poskamling, saya juga yang bikin alatnya. Tapi belum sempat dipakai polisi datang," ucapnya.

Terpisah, Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui KBO Satnarkoba Ipda I Nyoman Sudharma, membenarkan telah mengamankan pelaku.

"Ini bermula dari informasi yang kita dapat dan langsung ditindaklanjuti," tegasnya.

Sedangkan barang bukti berupa sabu yang didapat berhasil ditemukan petugas di saku celana kanan.

Penulis: Dony Usman
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved