Berita Tabalong

Penyadap Karet Tanjung Dibekuk Polisi Saat Transaksi Sabu

Dengan barang bukti satu paket sabu seberat 0,19 gram, satu Hp Samsung, satu unit sepeda motor honda dan uang Rp 300 ribu, Patoni digiring ke Mapolres

Penyadap Karet Tanjung Dibekuk Polisi Saat Transaksi Sabu
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Patoni alias Topa (40), Warga Desa Kambitin RT 1 Kecamatan Tanjung ini, lebih dulu dibekuk petugas pada saat transaksi sabu, Senin (2/1/2017) malam sekitar pukul 20.00 Wita.

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Maksud hati ingin mendapatkan uang dari hasil menjual sabu, Patoni alias Topa (40), justru kena batunya.

Warga Desa Kambitin RT 1 Kecamatan Tanjung ini, lebih dulu dibekuk petugas pada saat transaksi, Senin (2/1/2017) malam sekitar pukul 20.00 Wita.

Saat itu pria yang mengaku sehari-harinya hanya sebagai penyadap karet ini, sedang transaksi di simpang Padang Lumbu, Kecamatan Tanjung.

Namun pada saat bersamaan datang petugas Satnarkoba Polres Tabalong melakuan penyergapan.

Patoni tak bisa berkutik, sementara sang pembeli berhasil kabur meninggalkan sabu yang sudah dibayarnya.

Dengan barang bukti satu paket sabu seberat 0,19 gram, satu Hp Samsung, satu unit sepeda motor honda dan uang Rp 300 ribu, Patoni pun digiring ke Mapolres.

Sementara, pengakuan Patoni yang ditemui di Mapolres Tabalong, Rabu (4/1/2017) siang mengatakan, sabu tersebut sudah sekitar dua mingguan disimpannya.

"Belinya waktu ke Grogot (Kaltim). Saat itu patungan beli 1/2 gram, kemudian kami bagi dua," katanya.

Dari bagian yang didapatkannya itu, sebagian telah dipakai dan sebagian lagi akan dijual kepada orang yang mau membeli.

Sementara menunggu pembeli, sabu yang dibelinya di Grogot disimpan Patoni di luar rumahnya supaya tidak ketahuan.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved