Anshari Berharap Teman Muhdi Juga Ditangkap dan Dihukum Mati

Derita pilu lantaran kehilangan keluarganya itu juga dirasakan adik korban nomor dua, yakni Anshari (40).

Anshari Berharap Teman Muhdi Juga Ditangkap dan Dihukum Mati

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Derita pilu lantaran kehilangan keluarganya itu juga dirasakan adik korban nomor dua, yakni Anshari (40). Warga Gambut itu mengingat kembali tentang kejadian dua tahun lalu ketika satu keluarga menjadi korban pembunuhan tragis di Loksado, Kandangan. Keluarga besar menuntut keadilan agar pelaku dihukum mati.

Karena itulah adik korban yang tinggal di kawasan Pasar Sabtu, Kabupaten Banjar tersebut itu juga intens menghadiri persidangan pelaku pembunuhan Muhdi agar tetap dihukum mati.

Selama proses persidangan, Ansari (40), sudah delapan mengikuti dan tak pernah absen. Ia mengaku muak dengan pelaku, pasalnya sudah membunuh bagian keluarganya secara keji.

"Demi menuntut keadilan saya dan keluarga saya berani duduk di pemgadilan sampai bawa nasi bungkus agar tak kelaparan. Saya ingin penegak hukum memberikan hukuman mati. Karena hukuman matilah yang setimpal," kata Anshari, Kamis (5/1/2016).

Bahkan pihak keluarga korban sampai kalap mengingat betapa tragisnya keluarganya meninggal. Emosi kemarahan mereka menggeruak hingga terjadi rusuh lempar sendal ke pelaku saat dipengadilan.

Dia pun bersyukur, di akhir persidangan pengadilan memutuskan hukuman mati terhadap pelaku dan berterima Kasih kepada polisi, wartawan serta kejaksaan karena sudah membantu dari awal untuk penangkapan pelaku.

Sebelumnya, Ansari pun sempat shock total ketika mendengar kakak perempuannya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan sudah menjadi tengkorak di bagian kepalannya.

Saat mendapat telepon dari kakak iparnya, dia sedang mengendarai mobil pikapnya. Dia mengaku sempat pingsan ketika mendengar berita perih tersebut.

Kini dia berharap semua pelaku bisa ditemukan pihak berwajib dan juga divonis mati sama seperti Muhdi.

"Harapan saya semoga pihak kepolisian secepatnya menangkap sisa pelaku. Bagi kami mereka itu pantas dihukum mati.

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved