Mahasiswi Kedokteran Ini Berharap Adanya Kenaikan Pelayanan

Awal 2017 ini masyarakat Indonesia mendapatkan beragam kabar dan salah satunya adalah kenaikan biaya STNK dan BPKB.

Mahasiswi Kedokteran Ini Berharap Adanya Kenaikan Pelayanan
istimewa
Mildayanti Bunyamin

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Awal 2017 ini masyarakat Indonesia mendapatkan beragam kabar dan salah satunya adalah kenaikan biaya STNK dan BPKB. Tak jauh berbeda juga ada kenaikan tarif dasar listrik (TDL) hingga BBM.

Selain itu juga adanya kenaikan tarif PDAM dan tentunya hal ini membuat pendapat beragam dari masyarakat berkenaan dengan hal ini. Tentunya dengan kenaikan ini yang paling merasakannya adalah golongan masyarakat

Satu gadis Banua, Mildayanti Bunyamin saat berbincang dengan Insight mengatakan dengan beragam kenaikan ini maka pastinya akan berimbas terhadap kenaikan yang lain baik itu harga-harga dan lainnya. .

Gadis yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Kedokteran Yarsi Cempaka Putih Jakarta ini mencontohkan mungkin tarif kos yang ia tempati akan ikut naik juga dan ini biasa terjadi jika ada kenaikan listrik dan BBM.

"Pasti naik lah tarif kos-kosan tapi belum tau berapa persen kenaikannya. Mudah-mudahan tak terlalu tinggi hingga tak memberatkan," ucapnya.

Dia mengatakan dengan kenaikan BBM, tarif lainnya sebagai anak kos maka ia akan meminta tambahan biaya kepada orang tua.

'Kalau kayak biaya PDAM, listrik, STNK masalah kan ditanggung ortu, tapi tentunya pengeluaran mereka tambah membengkak," ucapnya gadis kelahiran. 29 Juni 1997 ini.

Ia pun berharap pemerintah kita lebih bijaksana dengan rakyat. Ia menyadari tujuan kenaikan itu itu agar pendapatan negara meningkat.

Menurutnya kalau sudah naik begini tak banyak bisa dilakukan namun yangh paling utama ia berharap pelayanan kepada masyarakat dari instansi tersebut lebih baik lagi.

Seperti jangan ada lagi byar pret dan pelayanan pun agar lebih baik lagi dan cepat tanpa berbelit-belit.

Sementara itu ditanya kenapa ia bersekolah di kedokteran , gadis manis yang tengah dalam penyusunan skiripsi ini mengatakan karena suka dengan anak-anak.

"Aku suka dengan anak-anak dan suka lihat ruangan dokter anak, lucu ada mainan anak-anaknya dan dokternya pun sangat ramah maka seiring waktu aku jadi kepengin jadi dokter anak," ucapnya.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved