Health Info

Ingat! Jangan Mengangkat dan Menurunkan Bayi dari Gendongan dengan Tiba-tiba

Sebelum menyentuhnya, si kecil harus mengetahui lebih dahulu kehadiran ibu lewat suara dan kontak mata.

Ingat! Jangan Mengangkat dan Menurunkan Bayi dari Gendongan dengan Tiba-tiba
Nikita

BANJARMASINPOST.CO.ID - Untuk bayi baru lahir ataupun bayi kecil yang kepalanya belum mampu tegak, diperlukan kehati-hatian saat orangtua hendak menggendong dan menurunkannya dari gendongan. Berikut caranya:

Mengangkat untuk menggendong
1. Sebelum menyentuhnya, si kecil harus mengetahui lebih dahulu kehadiran ibu lewat suara dan kontak mata. Bila tidak, bayi akan terkejut dan gelisah.
2. Dengan lembut, selusupkan satu tangan ibu di bawah leher dan kepala bayi, satu tangan lagi di bawah bokong. Biarkan kedua tangan berada di sana untuk beberapa saat sebelum ibu mengangkat si kecil.
3. Setelah itu, tempatkan lengan ibu di bawah kepala dan punggung sehingga lengan bertindak sebagai dukungan bagi punggung dan leher, sementara telapak tangan satunya memegangi bagian bokong.
4. Kemudian, gunakan lengan yang memegang bagian bokong untuk menahan tungkai kaki. Dekatkan tubuh ibu ke arah bayi dengan cara membungkukkan badan, lalu perlahan-lahan angkat bayi ke arah tubuh Mama sambil mengajaknya berkomunikasi.
5. Untuk mengangkat bayi yang sedang tidur tengkurap, selipkan satu tangan di bawah dagu dan lehernya, sedangkan tangan yang lain di bawah bokongnya.

Menurunkan bayi dari gendongan
1. Saat hendak meletakkannya kembali, pegang bayi dekat dengan tubuh Mama, bungkukkan badan ke arah tempat tidur atau boks bayi. Satu tangan di bokong bayi,
tangan lain menyangga punggung, leher, dan kepala.
2. Biarkan kedua tangan ibu untuk beberapa saat ditindih bayi, sampai bayi merasa aman dan nyaman, sebelum Mama menarik tangan keluar dan menyesuaikan posisi tidurnya.
3. Beri tepukan lembut atau sentuhan di punggungnya dan sedikit kata-kata untuk memberinya tanda bahwa ibu akan pergi.

Editor: Didik Trio
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help