Mengatur Dana Saat Liburan, Kuncinya Disiplin, Jangan Lapar Mata

Berapa banyak dana keluar untuk plesiran. Mungkin ada yang kebobolan karena tak bisa belanja ini dan itu serta tak bisa menahan hawa nafsu.

Mengatur Dana Saat Liburan, Kuncinya Disiplin, Jangan Lapar Mata
lcc-condorverde.com via Intisari-online
Waktu libur memang akan menyenangkan jika dihabiskan bersama teman-teman terdekat, namun liburan bersama keluarga memberikan banyak keuntungan yang mungkin tidak kita sadari selama ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bagaimana liburan Anda kemarin? Ya, tutup tahun tadi adalah saat libur panjang, karena anak-anak libur sekolah dan tahun baru. Pastinya banyak keluarga plesiran ke berbagai tempat.

Berapa banyak dana keluar untuk plesiran. Mungkin ada yang kebobolan karena tak bisa belanja ini dan itu serta tak bisa menahan hawa nafsu.

Agar kedepannya nanti akan liburan lagi Anda tidak menguras kantong, berikut cara mengelola keuangan menurut M Saleh, Dosen Fakultas Ekonomi, Unlam Banjarmasin.

Penting diperhatikan saat hendak berlibur adalah membuat perencanaan, termasuk perencanaan keuangan.

"Kalau dana tidak cukup, jangan dipaksakan dan Jangan sampai berutang. Berliburlah sesuai kemampuan keuangan kita. Ini hal pertama yang perlu diperhatikan," jelasnya.

Alangkah baiknya, saran Saleh, biasakan menabung. Tabungan itu kalau bisa berbeda-beda. Jangan satu tabungan. Misal ada tabungan untuk masa depan keluarga, tabungan untuk jalan-jalan dan tabungan untuk hal tak terduga.

Saleh mencontohkan kebiasaan urang Banjar di pahuluan (banua anam), jika ingin menggelar acara misal selamatan, maka segalanya direncanakan jauh-jauh hari dan menabung agar nantinya ada dana yang cukup.

"Jadi. Kalau bisa dibagi-bagi tabungannya, maka tidak akan mengganggu urusan rumah tangga. Dana liburan sudah ada tabungannya tersendiri," papar Saleh.

Setelah direncanakan dan dananya cukup. Maka berliburlah seusuai anggaran. Disiplin untuk menggunakan dana sesuai perencanaan.

"Jangan lapar mata. Belanja di luar rencana. Itu yang membuat dana selalu tak cukup," pesannya. (*)

Penulis: Salmah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help