Berita Banjarmasin

Dibeli Rp 800 Juta, Rumah Banjar di Kelayan Jadi Cagar Budaya

Rumah Banjar atau rumah bahari yang berada di Jalan Teluk Kelayan, tepatnya di RT 08, Banjarmasin Selatan akan dijadikan Cagar Budaya

Dibeli Rp 800 Juta, Rumah Banjar di Kelayan Jadi Cagar Budaya
banjarmasinpost.co.id/muhammad fajeri haika
Rumah Banjar atau rumah bahari yang berada di Jalan Teluk Kelayan, tepatnya di RT 08, Banjarmasin Selatan akan dijadikan Cagar Budaya oleh Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin, Rabu (11/1/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rumah Banjar atau rumah bahari yang berada di Jalan Teluk Kelayan, tepatnya di RT 08, Banjarmasin Selatan akan dijadikan Cagar Budaya oleh Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin, Rabu (11/1/2017).

Pada 1953, almarhum H Basirudin merupakan pemilik rumah Banjar tersebut. Namun sekarang sudah diwariskan kepada anaknya yang ke delapan yakni Sarifudinoor.

"Rumah ini akan dijadikan cagar budaya oleh Pemko, yang diurus Dinas Pariwisata dan diganti rugi sekitar Rp 800 juta," kata Sarifudinoor.

Sampai sekarang, rumah tersebut tampak terurus dan masih bagus. Walaupun bagian-bagian tertentu misalkan dinding mulai keropos tertelan zaman.

Rumah tersebut awalnya tidak bertingkat. Hal itu dijelaskan oleh Sarifudinoor, rumah yang sekarang ditempati itu awalnya belum bertingkat. Sekarang sudah bertingkat dua. Jenis rumah itu adalah jenis Palembangan.

Bangunannya terbuat dari kayu ulin. Anak tangga di pintu depan berjumlah empat. Namun sekarang yang tersisa hanya dua anak tangga yang masih digunakan.

Di atas atap rumah bagian depan, tampak terlihat sebuah ukiran kayu yang khas. Sarifudinoor mengatakan, sejak ia tinggal di sana, ukiran kayu itu sudah ada sampai sekarang.

Selain itu, benda-benda peninggalan Almarhum H Basirudin masih terawat oleh Sarifudinoor, misalkan batu dan dua unit tong besi penampung air. (banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fajeri Haika)

Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help