BanjarmasinPost/

Seputar Kalteng

Ini Video Permintaan Bupati Katingan yang Selingkuh Mengundurkan Diri Sebelum Didemo Besar-Besaran

"Kami membatalkan untuk hari ini, tetapi akan dilaksanakan mendatang. Saya menegaskan, agar Bupati Yantengli turun dari jabatannya"

BANJARMASINPOST.CO.ID, KASONGAN - Rencana aksi unjukrasa lanjutan yang dijadwalkan dilaksanakan, Rabu (11/1/2017) pagi, oleh Aliansi Masyarakat Katingan Bersatu untuk melakukan aksi menuntut pemakzulan Bupati Katingan, H Ahmad Yantenglie, batal dilakukan.

Sekitar 80 petugas yang berjaga di Kantor Bupati Katingan, Kalimantan Tengah, sekitar pukul 10.15 WIB, membubarkan diri setelah mendapat informasi unjukrasa dibatalkan.

Sementara itu, salah satu koordinator aksi, Karliansyah, kepada BPost Online di Kasongan, menegaskan, pihaknya tetap akan melakukan aksi di lain waktu.

Untuk saat ini, kata dia, masih perlu dikoordinasikan lagi, karena jumlah pendemo yang ingin turun mecapai 300 orang.

"Kami membatalkan untuk hari ini, tetapi akan dilaksanakan mendatang. Saya menegaskan, agar Bupati Yantengli turun dari jabatannya, sebagai bentuk tanggungjawab kepada masyarakat. Hari ini kami masih memberikan kesempatan untuk berfikir dan berkoordinasi agar lengser secara terhormat," ujarnya.

Menurut dia, kasus perselingkuhan yang dilakukannya sudah sangat merusak citra Kabupaten Katingan, warga setempat sudah muak dengan kelakuannya.

"Kami akan terus mendesak agar Bupati Yantenglie, turun dari jabatannya, dia harus legowo menerima konsekuensi dari apa yang telah dilakukannya tersebut, " ujarnya lagi.

Iyan panggilan akrab Karliansyah, mengatakan, akan ada gerakan people power dalam jumlah besar untuk mendesak Bupati Katingan tersebut mundur dari jabatannya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help