BanjarmasinPost/

Jadi Pembelajaran Atlit Kalsel

KASUS pemakaian doping atlit peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 harus menjadi pembelajaran bagi atlit Kalimantan Selatan

Jadi Pembelajaran Atlit Kalsel
aya sugianto
Binaraga 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - KASUS pemakaian doping atlit peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 harus menjadi pembelajaran bagi atlit Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sekretaris Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Kalsel Yudha Pribadi mengatakan kasus doping atlit peraih medali di PON Jawa Barat harus jadi perhatian atlit binaraga Kalsel.

"Harus menjadi pelajaran bagi semua pelaku olahraga di Kalsel. Hal ini menjadi tanggung jawab baik itu pengurus, pelatih dan atlit," katanya, Rabu, (11/1).

Menurutnya prestasi itu harus diraih dengan kerja keras dan melakukan latihan dengan disiplin. Tidak bisa dilakukan secara instan.

Dikatakannya langkah selanjutnya pihaknya akan menunggu SK pengesahan perubahan medali dari PB PON Jawabarat.

"Semoga KONI Kalsel dapat membantu dan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan PB PON Jawabarat," lanjutnya.

Wakil Ketua Binpres KONI Kalsel Gusti Perdana Kesuma mengatakan pihaknya akan menunggu surat resmi baik dari KONI Pusat dan PB PON Jawa Barat terkait dengan kasus doping itu.

Pihaknya akan terus mengikuti perkembangan kasus doping itu, apalagi ada atlit Kalsel yang kemungkinan akan mendapatkan peningkatan peringkat.

"Sambil terus kita pantau perkembangan. Kita akan tunggu surat resminya dari KONI Pusat dan PB PON Jawa Barat," katanya.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help