BanjarmasinPost/

Malaysia Deportasi 8 WNI Karena Diduga Terlibat ISIS

Delapan orang warga negara Indonesia (WNI) dideportasi oleh otoritas keamanan Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Batam Center dengan kapal feri

Malaysia Deportasi 8 WNI Karena Diduga Terlibat ISIS
Getty
(Ilustrasi) Militan ISIS di Irak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Delapan orang warga negara Indonesia (WNI) dideportasi oleh otoritas keamanan Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Batam Center dengan kapal feri MV Marina Lines pada Selasa (10/1/2017).

Mereka dideportasi karena diduga terlibat jaringan terorisme.

"Dari hasil pemeriksaan handphone rombongan itu oleh Imigrasi Singapura, ditemukan foto bergambar bendera ISIS," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Agung Sampurno, dalam keterangan tertulis, Rabu (11/1/2017).

"Sampai di Batam, mereka langsung diinterogasi oleh pihak Imigrasi Kota Batam," ujar dia.

Agung menuturkan, delapan orang itu merupakan guru dan santri dari Pondok Pesantren Darul Hadist, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Mereka berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa (3/1/2017). Setelah tiba di Kuala Lumpur, rombongan WNI itu pergi ke Malaka.

Salah satu anggota rombongan menjalani pengobatan telinga di DR R Venugopal di Malaka. Lalu, pada Kamis (5/1/2017), rombongan WNI melanjutkan perjalanan ke Perlis. Mereka menginap satu malam di Madrasah Daralquran Wal Hadis di Perlis.

Kemudian, pada Sabtu (7/1/2016), rombongan WNI berangkat menuju Pattani, Thailand, untuk mencari madrasah dengan tujuan memahami sistem pendidikan di sana.

Rombongan WNI itu sempat menginap selama satu malam di Masjid Pakistan.

Namun, saat rombongan WNI memasuki Singapura pada Senin (9/1/2017) sekitar 03.00 waktu setempat, mereka ditolak oleh Imigrasi Singapura.

Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan foto bergambar bendera ISIS dalam salah satu rombongan.

"Pihak Imigrasi Singapura menyerahkan rombongan WNI kepada pihak Imigrasi Malaysia dan selanjutnya pihak Imigrasi Malaysia mendeportasi kedelapan WNI ke Indonesia melalui Kota Batam," ujar Agung.

Menurut Agung, delapan orang itu telah dibawa ke Mako Brimob Kepulauan Riau untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help