Seputar Banjarmasin

Warga Serahkan Ratusan Alat Setrum Ikan Setelah Polisi Air Kalsel Datang

Terbukti pendekatan anggota Ditpolair yang melakukan pengamanan di bawah Perwira Pengendali dari Ditpolair yang BKO di Pores HST AKP Fitriansyah

Warga Serahkan Ratusan Alat Setrum Ikan Setelah Polisi Air Kalsel Datang
Istimewa
Warga serahkan sukarela alat setrum ke petugas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jajaran Direktorat Polair Polda Kalimantan Selatan tak henti melakukan pengamanan serta sosialisasi tentang bahaya penggunaan alat setrum ikan di wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan,

Terbukti pendekatan anggota Ditpolair yang melakukan pengamanan di bawah Perwira Pengendali dari Ditpolair yang BKO di Pores HST AKP Fitriansyah berhasil mengumpulkan kembali puluhan alat setrum ikan ini.

Alhasil hingga kini terhimpun hampir 190 alat setrum dan tampaknya akan terus bertambah. Terbaru puluhan alat setrum diserahkan oleh masyarakat Kecamatan Labuan Amas Utara,

Direktur Polair Kombes Gatot Wahyudi menuturkan hasil kegiatan pengamanan perairan di kecamatan Pandawan dan Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten HST telah mengumpulkan ratusan alat setrum.

Dimana untuk kecamatan Pandawan telah dilakukan kegiatan sosialisasi kepada seluruh aparat desa (17 desa) sekecamatan Pandawan tentang Illegal Fishing .

"Dari 17 desa terdapat 6 desa yang rawan kegiatan penyetruman da alhamdulillah masyarakat sudah mulai sadar danPenyerahan alat setrum," paparnya.

Dimana di kecamatan Pandawan telah terkumpul sebanyak 175 buah alat setrum terdiri dari desa Kayu rabah 108 buah, desa Setiap 10 buah, desa Kambat utara 1 buah, desa Mahang paku 54 buah, desa Pandawan 2 buah

Kemudian di Kecamatan Labuan Amas Utara juga elah dilakukan kegiatan sosialisasi kepada seluruh aparat desa (21 desa) sekecamatan Labuan Amas Utara tentang Illegal Fishing. Dan dari desa yang ada di kecamatan Labuan Amas Utara baru terkumpul kurang lebih 10 buah alat strum .

"Total keseluruhan alat strum yang diserahkan masyarakat ke petugas Ditpolair saat ini berjumlah sekitar 185 buah , dan kedepan ada beberapa warga masyarakat yg masih akan menyerahkan secara sukarela," papar Gatot.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved