BanjarmasinPost/

Polisi di Kotabaru Ini Kembali Tangkap Pengedar Zenith

Terakhir dalam pekan ini, dua orang tersangka diduga pengedar pil jin berhasil ditangkap anggota Polsek Pulaulaut Tengah

Polisi di Kotabaru Ini Kembali Tangkap Pengedar Zenith
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Dua tersangka pengedar Zenit diamankan di Polres Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Perang terhadap narkoba serta pemberantasan peredaran obat-obatan seperti Carnophen atau Zenith yang belakangan diketahui masih marak terjadi di wilayah ini, terus menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kotabaru.

Terlebih di wilayah kecamatan hingga ke daerah pelosok terpencil di kabupaten kotabaru, jenis obat sediaan farmasi yang telah lama dicabut izin edarnya itu oleh pihak berwenang (BPOM). Namum peredarannya ditengarai kian masif.

Bukti obat-obatan ilegal telah merambah masyarakat di perkampungan, sudah sepekan ini hampir belasan orang diduga pengedar ditangkap anggota kepolisian sektor (polsek) di lingkungan polres kotabaru.

Terakhir dalam pekan ini,  dua orang tersangka diduga pengedar pil jin berhasil ditangkap anggota Polsek Pulaulaut Tengah. Dua tersangka tersebut adalah Arman (25), warga Jalan Ansoka, RT 01,Desa Sepunggur, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanahbumbu.

Sementara rekannya yaitu Faturahman alias Tuhur (35), wqrga Jalan Antasan Kecil, RT 08, Banjar Utara, Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel).

Selain mengamankan tersangka, anggota polsek pulaulaut tengah juga mendapati sebanyak 2.012 butir obat jenis carnophen/zenith yang siap diedarkan.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK melalui Kasubag Humas Tuti Sulistyowati, mengatakan, tertangkapnya kedua tersangka saat anggota melakukan giat cipta kondosi, Jumat (13/1) malam sekitar pukul 22.15 Wita.

Giat operasi oleh beberapa orang anggota dilaksanakan di area pelabuhan Tanjung Serdang, Desa Salino, RT 06, Kecamatan Pulaulaut Tengah dipimpin langsung Kapolsek Pulaulaut Tengah Iptu Yacob Sihasale. (*)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help