PLN Minta Jalur Transmisi SUTT Bebas Bangunan

PT PLN Kalselteng memeringatkan pemilik bangunan dibawah jalur Transmisi atau Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 KV pada jalau line

PLN Minta Jalur Transmisi SUTT Bebas Bangunan
ISTIMEWA
BAIKI JARINGAN - Dua petugas PLN melaksanakan perbaikan peralatan jaringan listrik di Ujung Batu, Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PT PLN Kalselteng memeringatkan  pemilik bangunan dibawah jalur Transmisi atau Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 KV pada jalau line PLTA- Gardu Induk Cempaka - Gardu Indu Ulin. Dikarenakan berpotensi bahaya.

Bangunan yang berada dibawah saluran itu dapat mengganggu sistem ketenagalistrikan dan memiliki risiko bahaya, rawan tersambar petir.

Sesuai Permentamben No.01.P/47/MPE/1995 tentang ruang bebas SUTT dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) untuk penyaluran tenaga listrik. Kemudian diperbaharui dengan Kepmentamben No 975/47/MPE/1999 dan diperbaharui lagi dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI No 18 tahun 2015.

Tapak tower dan tanah yang berada pada jalur Transmisi 70 KV tersebut sudah dibebaskan dan diganti rugi oleh pemerintah pada 1970 dan mempunyai bukti sertifikat ghak pakai.

PT PLN Kalselteng sudah mensosialisasikan ke Kantor Kelurahan Guntung Manggis dan sekitarnya. Manager Area Penyaluran dan Pengatur Beban Sistem Kalselteng, Muchammad Chaliq Fadly sudah menyampaikan pemberitahun ke kelurahan dan kecamatan.

"Kami mohon bantuan ke kantor kelurahan dan kecamatan untuk tidak memberikan izin mendirikan bangunan di jalur tersebut. Serta membebaskan jalur transmisi dari bangunan," pintanya.

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved