Luar Biasa! Warga Dua Desa Ini Gotong Tiang, Kabel dan Trafo Demi Dialiri Listrik

Kerja keras PLN guna melistriki desa-desa yang belum berlistrik tidak bisa dianggap sebelah mata

Luar Biasa! Warga Dua Desa Ini Gotong Tiang, Kabel dan Trafo Demi Dialiri Listrik - istimewa-warga-bahu-membahu-mengangkat-trafo_20170117_134029.jpg
istimewa via banjarmasinpost.co.id/sofyar redhani
Warga bahu membahu mengangkat trafo yang akan dipasang guna melistriki daerah mereka yang selama ini belum teraliri listrik.
Luar Biasa! Warga Dua Desa Ini Gotong Tiang, Kabel dan Trafo Demi Dialiri Listrik - istimewa-warga-bahu-membahu-mengangkat-trafo_20170117_133906.jpg
istimewa via banjarmasinpost.co.id/sofyar redhani
Warga bahu membahu mengangkat trafo yang akan dipasang guna melistriki daerah mereka yang selama ini belum teraliri listrik.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kerja keras PLN guna melistriki desa-desa yang belum berlistrik tidak bisa dianggap sebelah mata.

Selain diperlukan investasi yang sangat besar, di sisi lain kondisi geografis menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi petugas PLN dalam membangun infrastruktur kelistrikan di sebuah desa.

Sadar akan kondisi dan kendala yang dihadapi, seakan tak mau berpangku tangan melihat perjuangan petugas PLN, kerja sama yang luar biasa ditunjukkan warga Desa Mungki Baru dan Desa Bukit Sua, Kecamatan Rakumpit, Palangkaraya.

Mereka secara sukarela membantu PLN membangun insfrastruktur kelistrikan di kedua desa tersebut.

"Kedua desa tersebut berada sekitar 68 km dari kota Palangka Raya. Untuk menjangkaunya, setelah menggunakan transportasi darat, masih harus dilanjutkan menggunakan transportasi air," ujar Humas PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng), Bayu Aswenda.

Menurut Bayu, kondisi medan yang ekstrem tersebut, mengakibatkan petugas PLN kesulitan mengirimkan material.

Namun beruntung perjuangan PLN membangun kelistrikan mendapatkan uluran tangan yang luar biasa.

Warga kedua desa tersebut secara antusias saling bahu membahu membantu petugas PLN membawa tiang listrik, kabel konduktor, trafo serta perlengkapan lainnya untuk mendukung pemasangan jaringan listrik di desa mereka agar segera terwujud.

"Tidak hanya memberikan bantuan tenaga, mereka bahkan rela menebang dan memotong sendiri pohon milik mereka agar bisa dilalui jaringan listrik," ujar dia.

Lebih lanjut Bayu menjelaskan bahwa guna melistriki kedua desa tersebut, PLN akan membangun Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 14,11 kilo meter sirkuit (kms), Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) 4,80 kms dan Trafo 3 buah dengan kapasitas 150 kilo Volt Ampere (kVA).

"Pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut diharapkan dapat selesai dan bisa beroperasi pada Februari 2017, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga masyarakat," ucap dia.

Seperti diketahui, PLN Wilayah Kalselteng terus berupaya keras melistriki seluruh wilayah pelosok agar daerah ini terang benderang dan warga bisa memanfaatkan aliran listrik guna keperluan dan kegiatan sehari-hari. (*)

Penulis: Sofyar Redhani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved