Jaksa Tuntut PPTK Ini 15 Bulan Penjara

Sidang dugaan korupsi dengan terdakwa Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan (PPTK) pada Dinas Pasar Kabupaten Tanah Bumbu, Haryadi ST, di PN Tipikor

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sidang dugaan korupsi dengan terdakwa Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan (PPTK) pada Dinas Pasar Kabupaten Tanah Bumbu, Haryadi ST, di PN Tipikor Banjarmasin di Jalan Pramuka memasuki babak baru, Selasa (17/1) siang.

Jaksa penuntut umum (JPU) Abdon Toh menuntut terdakwa 15 bulan dan denda Rp50 juta subsidair dua bulan.

Jaksa Abdon yakin kalau terdakwa melanggar pasal 3 UURI No 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah pada UU No 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

JPU menjelaskan, bahwa terdakwa tidak dibebani uang pengganti, karena yang menikmatinya adalah pelaksana pekerjaan yang kini masih buron alias DPO (daftar pencarian orang) pihak Kepolisian Tanah Bumbu.

Menurut JPU pada pembangunan Pasar Manunggal di Kecamatan Karang Bintang Kabupaten Tanah Bumbu, terdapat kekurangan volume pekerjaan baru terbongkar pada tahun ini, sedangkan pelaksanaan pembangunan di laksanakan tahun anggaran 2013, sementara pelaksananya Siswanto selaku Direktur Utama PT Meratus Jaya Utama (PTMJU) kini masih masuk daftar pencarian orang (DPO) kepolisian Tanah Bumbu.

Dengan anggaran Rp 5 M, pelaksanaan pekerjaan dimulai, dimana dalam pelaksanaan Ronne, bersama Andi Aminuddin selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

JPU Abdon dari Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu, menyebutkan, akibat perbuatan terdakwa bersama para tersangka lainnya terdapat unsur kerugian negara sebesar Rp366.265.578

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved