Berita Regional

Kapal Tongkang "Hantu" Tak Bernakhoda dan ABK Terdampar di Pulau Ini , Warga Ketakutan

Kapal besar yang disebut-sebut warga sebagai kapal berhantu lantaran tidak ditemui nakhoda dan Anak Buah Kapal (ABK) di kapal itu, sudah terdampar

Kapal Tongkang
warta kota
Kapal tongkang berukuran besar yang terdampar di perairan Pulau Karya, Kepulauan Seribu, Rabu (18/1/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Beberapa warga yang bermukim di Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, bertanya-tanya terkait kapal tongkang berukuran besar yang terdampar di perairan Pulau Karya, Rabu (18/1/2017).

Kapal besar yang disebut-sebut warga sebagai kapal berhantu lantaran tidak ditemui nakhoda dan Anak Buah Kapal (ABK) di kapal itu, sudah terdampar sejak hari Sabtu (14/1/2017).

"Perahunya kayak udah berkarat, itu kapalnya sudah sejak Sabtu kemarin di situ-situ enggak gerak. Nelayan wilayah sini pun mengecek ke kapal tongkang itu pak, enggak ada satu pun kehidupan. Nakhoda enggak ada, ABK bahkan enggak ada. Sudah mirip kapal berhantu. Bisa saja nakhoda dan ABK-nya kabur pakai sekoci pak ada dugaan kapalnya rusak mungkin," ujar Yahya (38) warga Pulau Karya saat dihubungi awak media.

Ia mengakui, warga Pulau Karya dan di Pulau Panggang sudah resah lantaran ketakutan jika kapal tersebut menabrak di area bibir Pulau Panggang.

Ia mengatakan, posisi kapal yang berukuran besar tersebut tepat diantara Pulau Karya dan Pulau Panggang.

"Kalau kapal sebesar itu menabrak Pulaunya (Pulau Panggang) bisa bahaya pak. Bagian di bibir pulaunya rusak dan takut dekat situ ada tempat tinggal. Posisi saat ini di tengah persis diantara Pulau Karya dan Pulau Panggang itu sekarang," ucapnya.

Ia mengatakan kembali, sejumlah warga yang tinggal di Pulau Karya dan Pulau Panggang itu sudah berinisiatif untuk mengikat kapal itu ke arah yang disesuaikan dengan arus. Dilakukan hal itu agar tak menabrak Pulau, antara Pulau Karya dan Pulau Panggang

"Saya memang melihat pertama kalinya kapal tongkang itu jalan sendiri seperti hanyut, dan makanya warga yang khawatir akan tabrak ke pulau, langsung mengikat dan memposisikan parkir menyamping yang disesuaikan dengan arus," terangnya.

Kok bisa...

Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Ismer Harahap mengetahui adanya sebuah kapal tongkang berukuran besar terdampar ke arah Pulau Karya dan Pulau Panggang.

Anwar menjelaskan, pihaknya sesegera mungkin untuk mencari tahu pemilik kapal itu.

"Kami akan mencari siapa sebenarnya pemilik kapal tersebut. Kok, bisa kapalnya dibiarkan hanyut dan nyaris menabrak Pulau Karya. Kami akan koordinasikam ke pemilik agar kapal itu segera ditarik, atau dipindahkan segera," ucap pria yang sempat menjabat selaku Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu.

Editor: Didik Trio
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved