Pembeli Daging Kerbau Harus Pesan Dulu

Namun pembeli yang ingin daging kerbau harus pesan terlebih dahulu, karena di RPH jarang memotong kerbau.

Pembeli Daging Kerbau Harus Pesan Dulu
sudarti
Hj Siti seorang penjual daging sapi di Pasar Lama Banjarmasin, harga daging saat ini stabil di harga Rp 120.000/kg. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani menyambut positif upaya Bulog Divre Kalsel untuk memasarkan daging kerbau impor dari India.

Upaya Bulog itu diharapkan dapat memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan daging. Pasalnya harga daging sapi di pasaran masih tinggi yaitu di kisaran Rp 120 ribuan per kilogram (kg).

Birhasani menyebutkan, mahalnya daging sapi itu karena kebutuhan daging sapi di Kalsel masih mengandalkan dari luar daerah untuk indukan, sehingga harganya cukup tinggi.

Dengan masuknya daging kerbau impor di pasaran paling tidak memberikan alternatif bagi masyarakat, sehingga dapat mengganti daging sapi dengan daging kerbau yang harganya lebih terjangkau.

Rasa daging sapi, menurutnya, kurang lebih sama dengan daging kerbau. Hanya seratnya yang agak kasar. Kalau sudah dimasak rasanya sama, kalau orang awam tentu tak dapat membedakan.

Pihaknya optimistis, daging kerbau yang dilempar Bulog ke pasaran akan mendapat respons positif dari masyarakat. Di pasaran ada saja yang menjual daging kerbau, namun harga jualnya tak jauh beda dengan daging sapi.

Hj Siti, penjual daging di Pasar Lama mengakui pernah menjual daging kerbau, peminatnya ada saja. Harga jualnya kurang lebih sama dengan daging sapi, yaitu kisaran Rp 110.000 per kg. Namun pembeli yang ingin daging kerbau harus pesan terlebih dahulu, karena di RPH jarang memotong kerbau.

Baca beritanya di Banjarmasin Post edisi Kamis (19/1/2017). (*)

Editor: Anjar Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved