Banjarmasin Post Edisi Cetak

Kisah Perajin Kamasan Martapura Dulu Bisa Kantongi Rp 100 Per Hari, Nasibnya Kini

Dia memilih menuju meja kerjanya di ruang tamu kediamannya dan mengeluarkan satu per satu alat kerjanya

Kisah Perajin Kamasan Martapura Dulu Bisa Kantongi Rp 100 Per Hari, Nasibnya Kini
BPost cetak 

“Sebelumnya memang pernah bekerja di tempat lain. Tapi tak berlangsung lama, saya berhenti dan menjadikan penghasilan saya yang terkumpul sebagai modal menekuni pekerjaan ini, “ jelasnya.

Hasan berharap di tengah kondisi berangsur sepi dan mulai tergesernya kerajinan asli daerahnya, Kamasan, pemerintah daerah dapat kembali mengangkat dan membantu mempromosikan kembali hasil kerajinan itu.

“Terlebih ada suntikan modal, sehingga kerajinan Kamasan tetap ada dan menjadi warisan budaya masyarakat Banjar. Itulah yang kini menjadi alasan saya menekuni pekerjaan ini,” tutup remaja Desa Dalam Pagar Ilir itu. (*)

Baca berita menarik lainnya di Banjarmasin Post edisi cetak Senin (23/1/2017) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Baca juga berita menarik tentang hukum, kriminalitas, olahraga, selebritas, pendidikan, budaya, dan lainnya, serta seputar Banjarmasiin, Banjarbaru, Martapura di harian Metro Banjar Senin (23/1/2017).

Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved