Jendela Dunia

Tikus Ini Dihukum dan Dipermalukan, Diikat di Kereta Dorong Karena Mencuri

Seekor tikus diikat di kereta dorong pembawa kardus. Empat kakinya tak berdaya, sementara bagian dadanya terlihat tulisan kertas kuning.

Tikus Ini Dihukum dan Dipermalukan, Diikat di Kereta Dorong Karena Mencuri
indianexpress
Tikus dihukum di China 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hukuman karena melakukan kesalahan dengan mempermalukan di depan publik banyak dilakukan oleh manusia.

Karena pencurian kecil, hingga karena kejahatan keji, pelaku akan mendapatkan hukuman melalui hukum yang berlaku atau hukuman sosial.

Tapi tahukah? Ternyata hukuman tak hanya berlaku bagi manusia, tetapi juga hewan yang melakukan kesalahan.

Seekor tikus diikat di kereta dorong pembawa kardus. Empat kakinya tak berdaya, sementara bagian dadanya terlihat tulisan kertas kuning.

Dilansir indianexpress, gambar ini menjadi viral di situs China, Weibo usai diunggah salah seorang penggunanya.

Kejadian terjadi di Kota Heyuan, Provinsi Guangdong, China. Tikus ini dihukum karena mencuri nasi di sebuah toko.

Tulisan di dada si tikus ternyata mengenai aksi pencuriannya di toko tersebut.

"Aku tak akan menyerah. Meski kamu memukulku sampai mati, aku tak akan mengaku mencuri nasimu", seperti dituliskan Metro.

Sementara di foto lain, tuliskan berbeda terlihat di dada tikus yang terikat ini.

"Aku berjanji tak akan melakukannya lagi!".

Foto ini menuai banyak komentar masyarakat yang menganggapnya lucu dan bahkan tertawa melihat foto tikus terikat itu.

Ada pula yang marah, karena ulah manusia yang tega menyiksa hewan. Aksi ini dianggap sangat kejam.

Pemilik toko yang tidak disebutkan namanya mengatakan, "Itu hanya tikus, hanya insiden kecil".

Penulis: Restudia
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved