Berita Balangan

Menengok Persiapan SDN Paringin Selatan 1 Menuju Adiwiyata Mandiri

Langkah untuk menjadi sekolah adiwiyata mandiri semakin dimantapkan oleh SDN Paringin Selatan 1.

Menengok Persiapan SDN Paringin Selatan 1 Menuju Adiwiyata Mandiri
banjarmasinpost.co.id/elhami
Para guru berfoto dilokasi asri sdn paringin selatan 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Langkah untuk menjadi sekolah adiwiyata mandiri semakin dimantapkan oleh SDN Paringin Selatan 1.

Kini berbagai persiapan terus dilakukan agar persyaratan untuk melaju ke adiwiyata mandiri terpenuhi.

Menjadi sekolah adiwiyata nasional sejak Oktober 2015 lalu, SDN yang berlokasi di Komplek Pendidikan Terpadu, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan ini benar-benar fokus menyiapkan diri untuk menjadi adiwiyata mandiri.

Plh Kepsek SDN Paringin Selatan 1 Abdul Hasan SPd mengatakan salah satu persyaratan untuk bisa menngajukan diri ke adiwiyata mandiri adalah sekolah terlebih dulu harus menyandang status adiwiyata nasional selama dua tahun.

"Selain itu persyaratan wajib lainnya adalah kami harus menjadikan serta membina lima sekolah di kabupaten agar menjadi adiwiyata kabupaten," jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya upaya tersebut saat ini tengah dilakukan oleh sekolah, sejak awal 2016 proses sudah dilakukan penjaringan, dan hasilnya ada 10 sekolah yang dibina.

Dikatakannya dengan jumlah tersebut maka peluang untuk mencari lima sekolah yang akan dijadikan adiwiyata kabupaten memiliki peluang.

"Kami berharap 10 sekolah ini mampu menjadi adiwiyata kabupaten," ujarnya.

Berbagai sosialisasi, pembinaan dan pemdampingan intens dilakukan oleh sekolah, pekan ini semua sekolah akan dikumpulkan untuk diberikan aplikasi pembelajaran berbasis lingkungan.

"Direncanakan 10 sekolah akan dinilai oleh pihak dinas lingkungan hidup pada bulan Maret nanti, untuk menjadi adiwiyata kabupaten skornya harus 65," ungkapnya.

Selain melakukan pembinaan terhadap 10 sekolah, pihak disdik juga berperan untuk mendukung sekolah terutama pemberian mesin pencacah rumput untuk pembuatan pupuk.

Kemudian pihak Balai Benih Ikan Gunung Manau juga memberikan ilmu kepada pihak sekolah bagaimanna pembenihan menggunakan sistem bioflok.

"Pengembangan tanaman hidroponik, serta memperkuat materi lingkungan hidup dalam pembelajaran siswa," katanya.

Pihak sekolah sendiri optimistis dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, pada 2018 sudah bisa mengajukan diri untuk menjadi adiwiyata mandiri.

"Kami harus mencapai nilai 83 untuk mennjadi adiwiyata kabupaten, kami optimistis," pungkasnya.

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved