Ekonomi dan Bisnis

Warga Banjarmasin Menahan Diri Jadi Spekulan Dolar AS

Nilai tukar mata uang asing dollar AS terhadap rupiah menunjukan stagnan. Warga Banjarmasin pun berpikir dua kali jika mencari keuntungan

Warga Banjarmasin Menahan Diri Jadi Spekulan Dolar AS
BANJARMASINPOST.co.id/hasby
Money changer di Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Nilai tukar mata uang asing dollar AS terhadap rupiah menunjukan stagnan. Warga Banjarmasin pun berpikir dua kali jika mencari keuntungan dari kondisi tersebut.

Marketing PT Riyal Valasindo Utama, Retno Safitri mengatakan, Presiden AS Donald Trump tidak begitu mempengaruhi nilai dollar.

Dilihat dari antara lepas dan tukar rupiah dengan dollar seimbang.

Pada Selasa, nilai tukar dollar terhadap rupiah sebesar Rp 13.230.

Hari sebelumnya tidak banyak bergerak, sehingga kondisi juga tidak jauh berbeda.

"Kalau dulu saat dollar turun, harga emas pasti naik. Tetapi sekarang kalau dollar naik, maka emas pasti naik," kata Retno, Selasa (7/2/2017).

Menurutnya, penukar uang dollar di tempatnya bekerja lebih karena kebutuhan bepergian ke luar negeri, seperti umrah. Jarang bahkan tidak lagi para spekulan dollar.

"Spekulan dollar tidak banyak lagi karena stagnan, sekarang tidak bisa lagi dengan aksi ambil untung. Misalkan simpan dulu dollar saat nilainya turun kemudian lepas kala tinggi, karena pasar agak sentimen," jelasnya.

Marketing PT Haji La Tunrung, Zainab mengatakan, masyarakat yang menukarkan mata uang rupiah dengan dollar karena untuk umrah. Terlalu berani jika menukarkan rupiah dengan dollar hanya untuk mengambil untung.

"Kondisi sekarang antara Donald Trump dengan Obama berbeda. Sedikit yang beli dollar karena terus turun, kalau dulu saat dollar turun ramai orang beli, kemudian lepas lagi saat naik," katanya. (*)

Penulis: Hasby
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help