Berita Tanahlaut

Tambang yang Telan 5 Penambang Sudah Beberapa Kali Ditertibkan

Runtuhnya tambang emas di Deladak Desa Bajuin Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah laut, Rabu (8/2) menjadi perhatian aparat Kepolisian Polres Tanah Laut

Tambang yang Telan 5 Penambang Sudah Beberapa Kali Ditertibkan
banjarmasinpost.co.id/apunk
Lokasi tambang emas ilegal ini kabarnya sudah beberapa kali dirazia oleh Polres Tala. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Runtuhnya tambang emas di Deladak Desa Bajuin Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah laut, Rabu (8/2) menjadi perhatian aparat Kepolisian Polres Tanah Laut.

Lokasi tambang emas ilegal ini kabarnya sudah beberapa kali dirazia oleh Polres Tala.

Kapolda Brigjen Erwin Triwano membenarkan bahwa beberapa waktu lalu sudah pernah dilakukan tindakan hukum tetapi para pelaku penambangan melarikan diri.

Terpisah Kapolres Tala AKBP Sentot yang dikonfirmasi mengungkapkan belum melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait berkenaan dengan kejadian itu. Ini karena suasana masih berduka dan korban baru dimakamkan.

Namun pihaknya telah memberi garis polisi lokasi kejadian dan mengamankan barang bukti seperti tromol, kunci tromol, cangkul, alat mendulang emas, karpet, minyak dan alat-alat tambang lainnya.

Sentot pun mengiyakan telah beberapa kali menertibkan lokasi yang merupakan tambang ilegal.

Ditanya siapa pemilik lahan yang ditambang para penambang itu? Sentot mengatakan dari keterangan sementara diduga milik keluarga satu penambang yang meninggal.

Kenapa bisa dikatakan ilegal padahal lahan itu dimiliki itu milik mereka? Sentot mengatakan karena penambangan itu tak memiliki izin.
Menurutnya letak tambang emas ini bisa terlihat kamulfase karena sekilas dilihat seperti tak ada penambangan, karena didepannya terlihat kebun karet serta palawija.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved