Berita Banjarmasin

Yasmin Berharap Bouquet Bunganya Laris di Valentine

Ucapan selamat hari Valentine pun biasanya keluar untuk pasangan. Tidak hanya ucapan saja bisa juga dalam bentuk hadiah berupa cokelat dan bunga.

Yasmin Berharap Bouquet Bunganya Laris di Valentine
Istimewa
Yasmin Qamarani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - 14 Februari bagi sebagian orang adalah dianggap sebagai momen spesial atau bias disebut Valentine. Hari dimana pesan kasih sayang disebarluaskan sebagai bentuk penghargaan.

Ucapan selamat hari Valentine pun biasanya keluar untuk pasangan. Tidak hanya ucapan saja bisa juga dalam bentuk hadiah berupa cokelat dan bunga.

Dua barang ini selalu jadi buruan para remaja untuk dijadikan simbol sebagai kasih sayang yang diberikan.

Wakil 2 Galuh Banjar Kalimantan Selatan 2015 Yasmin Qamarani menyadari hal itu. Dengan kreatif dia pun mengembangkan usaha Bouquet Bunga bernama Rayana Flowers.

"Namun berbeda dengan yang lain usaha bouquet bunga milik saya ini untuk hijab," kata perempuan cantik berjilbab ini.

Yasmin sapaannya menambahkan usaha bunga miliknya juga bisa digunakan sebagai ajang hadiah untuk yang merayakan Valentine.

Meski hanya dijual via online di media sosialnya menjelang perayaan valentine tingkat penjualannya melonjak tajam hampir 50 persen dari hari biasa.

"Jumlah ini kemungkinan bakal meningkat disaat-saat menjelang malam valentine," kata Perempuan kelahiran, Banjarmasin 23 Oktober 1994 ini.

Tidak hanya saat valentine ini saja, bouquet bunga miliknya juga ramai jika menjelang momen musim wisuda, yudisium, hari ibu.

Yasmin menjelaskan ide kreatif ini muncul dan mulai dipasarkan sejak 11 Mei tahun lalu. Dimana saat itu awalnya dia hendak memberikan bantuan kepada temannya yang sidang skripsi.

"Saya bingung mau kasih gift apa. Lalu memutus kan untuk bikin gift sendiri, yang gak layu dan bermanfaat," ujar perempuan hobi nonton dan membaca ini.

Untuk bahan, Yasmin mengaku tidak terllau sulit didapat sebab dari distributor jilbab di Banjarmasin juga sehingga dia hanya perlu berkreasi saja lagi.

"Sampai saat ini saya masih home industri dan dibantu beberapa pekerja," kata warga Jalan Belakang Mesjid Jami RT.6 ini.

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved