BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Adzan Berkumandang, Aktivitas Disetop

Masjid KH Gusti Abdul Muis menjadi sarana ibadah dan syiar Islam di kampus Uniska. Mahasiswa pun merasakan manfaat atas keberadaan tempat ibadah

Adzan Berkumandang, Aktivitas Disetop
banjarmasinpost.co.id/salmah
Fahrul (baju biru kotak) taufan (baju putih) wahyu (batik) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masjid KH Gusti Abdul Muis menjadi sarana ibadah dan syiar Islam di kampus Uniska. Mahasiswa pun merasakan manfaat atas keberadaan tempat ibadah tersebut.

Fahrul Hakim, mahasiswa Fakultas Ekonomi Manajemen, menyatakan, adanya musala dan kemudian menjadi masjid mempermudah mereka melaksanakan salat fardhu.

"Setelah ada masjid permanen kegiatan ibadah semakin ramai. Juga banyak kegiatan pengajian, macam majelis taklim, tafsir Alquran baik khusus mahasiswa dan dosen," jelasnya, Kamis (16/2/2017).

Dengan banyaknya majelis taklim, menurut Wahyu semakin menambah keimanan kepada Allah SWT dan silaturahmi kepada manusia.

"Kalau saya lagi di kampus dan masuk waktu salat, alhamdulillah saya selalu salat di masjid ini," tukasnya.

Ditambahkan Taufan, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Politik, ia sebagai pengurus BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) juga aktif di masjid tersebut.

"Jika tidak ada agenda atau tidak ada kegiatan lain, saya sempatkan salat berjamaah di masjid," ujarnya.

Efek positif lainnya atas keberadaan masjid, lanjut Taufan, adalah tatkala adzan dikumandangkan, maka semua aktivitas dihentikan, terutama aktivitas UKM.

"Misal ada UKM seni sedang bermain musik, mereka akan langsung berhenti ketika berkumandang panggilan salat," terangnya.

Efek positif lainnya, Taufan merasa banyak dapat pengetahuan dan wawasan keIslaman, terutama ketika mendengarkan tausiyah.

Penulis: Salmah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help