Demi "Selfie" Sempurna, Banyak Milenial Ingin Operasi Plastik

Generasi milenial dikenal sangat suka foto narsis atau selfie untuk diunggah di media sosial.

Demi
net
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Generasi milenial dikenal sangat suka foto narsis atau selfie untuk diunggah di media sosial. Tak heran jika sejumlah smartphone masa kini dilengkapi oleh fitur-fitur foto yang bisa membuat wajah telihat lebih bersih dan cerah.

Namun, hanya dengan mengandalkan edit foto di smartphone dirasa tak cukup bagi beberapa generasi milenial. Seperti dikutip dari Daily Mail, banyak generasi milenial akhirnya menginginkan operasi plastik agar makin terlihat sempurna saat swafoto.

Kesimpulan itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan terhadap para ahli bedah plastik di Amerika Serikat yang tergabung dalam anggota American Academy of Plastic Facial and Reconstructive Surgery (AAFPRS).

Survei menemukan, sekitar 40 persen klinik bedah plastik di AS dipenuhi oleh orang-orang yang ingin mendapatkan 'filter alami' demi hasil foto narsis yang sempurna.

Para ahli bedah plastik mengungkapkan, telah terjadi kenaikan tajam pada pasien muda dalam beberapa tahun belakangan ini. Mereka rata-rata berusia di bawah 30 tahun, bahkan mulai banyak juga yang berusia 18 tahun.

Pengaruh selebriti dan media sosial
Para ahli bedah di AS itu sepakat jika peningkatan operasi bedah plastik pada generasi milenial sangat dipengaruhi oleh selebriti ternama dan media sosial.

"Mereka melihat foto-foto diri mereka sendiri cukup rutin di Facebook," ujar Dr Fred Fedok.

Lalu, generasi milenial juga menjadi pengikut setia akun-akun Instagram selebriti yang hobi mengunggah foto narsis.

Contohnya adalah Kylie Jenner (19) yang dipuji cantik serta dianggap memiliki postur wajah dan tubuh yang sempurna. Banyak yang menyangka Kylie telah menjalani operasi plastik. Namun, Kylie membantahnya.

Rupanya, foto-foto narsis yang diunggah Kylie di media sosial mengundang inspirasi banyak generasi milenial untuk melakukan operasi plastik. Dokter bedah plastik, Stafford Broumand tak menyangkal jika banyak pasien muda datang dengan membawa foto seseorang yang ingin mereka tiru penampilan fisiknya.

"Ada kenaikan pasien muda yang datang ke sini untuk fillers, botox, dan tentunya operasi," ungkap Broumand.

Kebanyakan dari mereka ingin memiliki bibir yang lebih seksi, operasi pembesaran payudara, sedot lemak, membentuk alis, hingga operasi hidung. Dengan melakukan operasi di usia muda, pasien berharap penampilan baru mereka akan bertahan lama.

Meski demikian, Broudmand mengingatkan para ahli bedah untuk berhati-hati pada pasien muda. Mereka harus memastikan usia pasien sudah tepat menjalani prosedur operasi plastik maupun botox.

Broudmand mengatakan, dokter kerap menghabiskan banyak waktu untuk membahas prosedur operasi plastik, risiko, hingga kemungkinan komplikasi.

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help