Berita Banjarmasin

Kemenkumham Sosialisasikan KI ke Uniska

Bertempat di Aula Pengayoman Kanwil, Kementerian Hukum dan Kalsel berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman dengan menyebarluaskan informasi

Kemenkumham Sosialisasikan KI ke Uniska
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Bertempat di Aula Pengayoman Kanwil, Kementerian Hukum dan Kalsel berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman dengan menyebarluaskan informasi tentang Kekayaan Intelektual (KI), Kamis (16/02). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bertempat di Aula Pengayoman Kanwil, Kementerian Hukum dan Kalsel berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman dengan menyebarluaskan informasi tentang Kekayaan Intelektual (KI), Kamis (16/02).

Sebanyak 60 orang yang terdiri dari Perguruan Tinggi Islam Kalimantan mengikuti “Sosialisasi Kekayaan Intelektual Bagi Peguruan Tinggi di Kota Banjarmasin”.

Hak Kekayaan Intelektual adalah Hak dari hasil olah pola pikir otak yang menghasilkan produk atau proses yang mempunyai nilai ekonomis dan karya-karya yang timbul karena kemampuan intelektual manusia yang merupakan hak private seseorang untuk mendaftarkan atau tidak namun hak eksklusif diberikan Negara kepada individu, investor, pencipta dimaksudkan untuk memberikan penghargaan atas hasil karyanya dan mendorong dalam pengembangannya.

Dalam sambutannya Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Imam Suyudi menyampaikan, perlindungan KI oleh Negara merupakan cerminan negara tergantung pada modal intelektual yang memiliki nilai bisnis dalam mendorong kemajuan riset dan teknologi dimana Indonesia menjadi pasar terbuka bagi produk maupun karya orang atau perusahaan luar negeri yang berinvestasi tentunya perlunya perlindungan hukum yang efektif dari segala tindak pelanggaran.

“Uniska diharapkan dapat memfasilitasi pendaftaran KI dan berperan dalam memberikan edukasi serta sosialisasi kepada para mahasiswa, peneliti, dosen maupun masyarakat umum," jelasnya.

Sesuai amanat undang-undang tentang sistem Pendidikan Nasional, Perguruan Tinggi berkewajiban melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian (Riset) dan Pengabdian masyarakat karena pada bidang riset menyimpan potensi.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help