Bisnis

Sebaran Rumah Subsidi Kalsel Terbanyak di Batola

Sebaran rumah subsisi terbanyak di Kalsel, adalah di Kabupaten Baritokuala dan disusul Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.

Sebaran Rumah Subsidi Kalsel Terbanyak di Batola
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Stand perbankan dalam REI EXPO Kalsel 2016, pameran property terbesar dan terlengkap di Kalsel, propertinya urang Banua Rabu (5/10/16) sampai Minggu (9/10/16) lalu di atrium Duta Mall Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebaran rumah subsisi terbanyak di Kalsel, adalah di Kabupaten Baritokuala dan disusul Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.

Satu di antara penyebabnya, Kabupaten Baritokuala itu mempunyai banyak lahan kosong dan dekat dengan Kota Banjarmasin.

"Ya dari data Real Estate Indonesi (DPD REI) Kalsel, sebaran rumah subsidi terbanyak itu di Kabupaten Batola," kata Ketua DPD REI Kalsel Royzani Sjachril, Kamis (16/2/2017).

Ditambahkan Royzani, harga rumah subsidi di Kalsel pada 2017 ini naik dari Rp 128 juta menjadi maksimal Rp 137 juta sesuai peraturan menteri keuangan RI.

Sebagain develepor yang tergabung dalam anggota DPD REI Kalsel, dari telah menaikkan harga rumah subsidi tersebut dan sebagian lagi tidak menaikkan harga rumah subsidi tersebut.

"Ada rekan-rekan developer yang telah menaikkan harga rumah menjadi Rp 135 juta. Ada sebagian lagi tetap bertahan di harga Rp 128 juta, tergantung lokasi," kata Royzani.

REI Kalsel menargetkan pada 2017, bisa membangun 10 ribu unit rumah di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Syukur-syukur bisa membangun lebih dari 10 ribu unit rumah. Itu tergantung perkembangan perekonomian di Kalsel," ujar Royzani.

Menurut Royzani, rumah yang dibangun tersebut terdiri dari rumah komersial dan subsidi. Untuk meringankan cicilan masyarakat, sejumlah pengembang yang tergabung dalam organisasai REI bekerja sama dengan perbankan memberi limit kredit hingga 20 tahun sehingga cicilan per bulan yang ditanggung nasabah menjadi murah.

"Masyarakat bisa mencicil rumah sampai 20 tahun sehingga cicilan yang dibayar ke bank itu murah," kata Royzani.

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help