BanjarmasinPost/

Berita Unik

Inilah 7 Wanita Pembunuh Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah, Ada Juga dari Indonesia

Pria berusia 45 tahun yang akan terbang ke Macau tersebut, dibunuh di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Inilah 7 Wanita Pembunuh Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah, Ada Juga dari Indonesia
telegraph.co.uk

Ia dipenjara karena aksi tersebut.

5. Kim Hyun-hui

Ia berlatih selama enam tahun untuk berlaku seperti warga Jepang.

Kim Hyun-hui adalah ibu dari dua orang anak yang tercatat menjadi pembunuh pada pembunuhan massal.

Ia mengklaim dirinya direkrut oleh Korea Utara untuk menjadi agen saat berusia 19 tahun.

Pada tahun 1987, Kim Il-sung dan putranya, Kim Jong-il, menginginkan kemenangan pada Olympic Game yang diadakan di Seoul, Korea Selatan.

Kim Hyun-hui (telegraph.co.uk)
Kim Hyun-hui (telegraph.co.uk)

Untuk itu, Hyun-hui diminta untuk melenyapkan maskapai penerbangan Korea Selatan.

Ia meletakkan bom di kompartment penerbangan 858 sebelum meninggalkan pesawat.

Bom tersebut membunuh 115 penumpang pesawat.

Awalnya, ia hampir dijatuhi hukuman mati, namun Presiden Roe Tae-woo memberikan pengampunan padanya.

Saat ini, ia adalah istri dari seorang agen intelijen Korea Selatan dan hidup dalam ketakutan atas balas dendam Korea Utara.

6. Charlotte Corday

Seorang gadis aristokrat dari Perancis membunuh jurnalis berpengaruh Jean-Paul Marat pada tahun 1793.

Kejadian itu berlangsung saat Terror Perancis.

Ia percaya bahwa koran sang jurnalis, L'ami du Peuple, bertanggungjawab atas kematian massal yang membunuh 1200 dan 1400 tahanan penjara secara brutal.

Ia menulis, "teruntuk warga Perancis, teman untuk kedamaian dan hukum" sembari menjelaskan motifnya.

Empat hari setelahnya, Charlotte dieksekusi.

Charlotte Corday (telegraph.co.uk)
Charlotte Corday (telegraph.co.uk)

7. Brigitte Mohnhaupt

Brigitte Mohnaupt merupakan anggota dari Red Army Faction (RAF) yang merupakan kelompok teroris komunis Jerman Barat.

Ia setidaknya sudah membunuh 30 warga Jerman selama bertahun-tahun.

Ia terlibat atas pembunuhan orang penting di Jerman, termasuk industrialis Hanns Martin Schleyer, kepala bank Dresdner Juergen Ponto, dan jaksa federal Siegfried Buback.

Ia dikenal sebagai wanita paling membahayakan dan jahat di Jerman Barat dan dipenjara atas aksinya.

24 tahun kemudian, ia dibebaskan dengan masa percobaan setelah banyaknya kontroversi.

Editor: Didik Trio
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help