Berita Banjarmasin

Kangen Gudeg Jogja? Coba Datang ke Rumah Makan di Jalan KS Tubun Ini

Nama Budhe diambil karena Murba sering dipanggil dengan sebutan Budhe. Agar lebih melekat, sebutan itu dijadikan nama usahanya.

Kangen Gudeg Jogja? Coba Datang ke Rumah Makan di Jalan KS Tubun Ini
banjarmasinpost.co.id/sudarti
Murbaningsih pengelola Depot Gudeg Jogja Budhe di Jalan KS Tubun No 35 Banjarmasin sedang mempersiapkan menu nasi kotak pesanan pelanggan, Jumat (17/2/2017).

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bermula dari hobinya memasak, ditambah menurut teman-temannya hasil masakannya enak, Bernadetta Murbaningsih yang akrab disapa Murba, mencoba membuka depot rumah makan di Jalan KS Tubun Nomor 35 Banjarmasin dengan nama usahanya Gudeg Jogja Budhe.

Nama Budhe diambil karena Murba sering dipanggil dengan sebutan Budhe. Agar lebih melekat, sebutan itu dijadikan nama usahanya.

Menu utama di depot tersebut adalah gudeg komplit, masakan khas Yogyakarta sebagai kota asalnya. Dalam penyajiannya, gudeg Jogja dilengkapi dengan lauk ayam kampung goreng, telur itik, sambal goreng krecek, empal daging, brongkos iga dan lainnya.

Menyantap menu masakan di Depot Gudeg Jogja Budhe mampu mengobati rasa rindu akan menu masakan khas Yogyakarta itu, karena rasa dan aromanya tak jauh beda dengan aslinya.

Gudeg yang terbuat dari nangka muda itu dimasak tanpa ada tambahan vetsin, sehingga cita rasanya benar-benar berasal dari ramuan bumbu tradisional.

Murba menyebutkan, harga jual menu gudeg kreceknya bervariasi tergantung lauk pauknya yang dipilih, yaitu mulai harga Rp 15.000 sampai Rp 40.000. Khusus untuk nasi goreng komplit satu porsinya Rp 30.000.

Warung Gudeg Jogja Budhe buka mulai pukul 08.00-20.00 Wita. Selain melayani pengunjung yang makan di tempat, Gudeg Jogja Budhe juga melayani pesanan nasi kotak, besek maupun prasmanan untuk berbagai keperluan. Selain itu juga melayani pesanan masakan lainnya.

Murba bersyukur, meski terbilang pendatang baru, Depot Gudeg Jogja Budhe sudah memiliki pelanggan dari berbagai kalangan, baik perorangan maupun instansi. Pengunjung setiap hari datang silih berganti, ada yang makan di tempat dan ada pula yang minta dibungkus untuk dibawa pulang.

Penulis: Sudarti
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help