Berita Banjarbaru

Yang Rutin Ambil Obat HIV Aids di Banjarbaru Ada dari Sipil, TNI dan Polri

Dari jumlah sebanyak 207 pengidap itu, kini sebagian sudah wafat dan pindah dari Banjarbaru"

Yang Rutin Ambil Obat HIV Aids di Banjarbaru Ada dari Sipil, TNI dan Polri
worldinn.drupada.net
Puluhan waria dan LSM peduli AIDS melakukan pawai untuk memperingati hari AIDS/HIV dunia beberapa waktu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Data warga Kota Banjarbaru yang dideteksi mengidap HIV/AIDS mulai tahun 2015 sampai Desember 2016 menurut profesi paling banyak diderita wanita penjaja seks (wps). Dari jumlah sebanyak 207, kini hanya tinggal sekitar 70 orang yang rutin ambil obat.

"Dari jumlah sebanyak 207 pengidap itu, kini sebagian sudah wafat dan pindah dari Banjarbaru. Yang rutin mengambil obat ke Rumah sakit Ulin dan Rumah sakit Ansari Saleh (sebulan sekali) hanya 70-an orang. Berarti sisanya sudah wafat atau pindah atau tidak mau berobat," ucap Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Banjarbaru Edy Sampana.

Edy mengatakan menurut latar belakang profesi, dari data diketahui pengidap banyak dari kalangan ibu rumah tangga sebanyak 30 orang, tenaga non profesional 37 orang. Juga ada dari kalangan Pegawai negeri sipil, TNI, Polri sebanyak enam orang.

"Untuk 2017 ini sementara tujuh orang kita temukan. Hasil proaktif turun ke lapangan melakukan deteksi dini HiV. Banyak pengidap dari kaklangan ibu rumah tangga karena besar kemungkinan tertular dari suaminya," katanya.

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help