BanjarmasinPost/

Pilkada DKI

Real Count Pilkada DKI Ternyata Ada Selisih 22.384 Suara, Lho Kok Bisa?

Hasil real count KPU DKI Jakarta dengan mengunggah dan meng-input data C1 (hasil penghitungan suara di setiap TPS) ke laman Sistem Informasi Penghitun

Real Count Pilkada DKI Ternyata Ada Selisih 22.384 Suara, Lho Kok Bisa?
Kompas.com
Pilkada DKI 

BANJARMASINPPST.CO.ID, JAKARTA - Hasil real count KPU DKI Jakarta dengan mengunggah dan meng-input data C1 (hasil penghitungan suara di setiap TPS) ke laman Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU memiliki perbedaan mencapai angka 22 ribu.

Berdasarkan data di laman Situng pada Selasa (21/2/2017) malam, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni meraih perolehan suara 17,06 persen atau dipilih oleh 936.461 pemilih.

Kemudian, pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat memperoleh 42,96 persen suara atau dipilih 2.357.758 pemilih.

Sementara itu, pasangan calon nomor pemilihan tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno meraih 39,97 persen atau 2.193.530 suara.

Total perolehan suara ketiga pasangan calon yakni 5.487.776 suara.

Total perolehan suara tersebut seharusnya sama dengan jumlah suara sah pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Namun, angka tersebut berbeda dengan jumlah suara sah yang tercantum di laman Situng, yakni sebanyak 5.465.392 suara.

Perbedaannya mencapai 22.384 suara.

Selain itu, total suara sah dan suara tidak sah seharusnya sama dengan jumlah pengguna hak pilih.

Namun, angka tersebut juga berbeda.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help