Home »

Bisnis

» Mikro

Berita Bisnis

Kursi dari Drum Bekas Ini Dijual Rp 300 Ribu

Kursi dari drum dan ban mobil bekas itu disulap menjadi kursi yang cantik oleh anak-anak binaan Rumah Kreatif dan Pintar, di Jalan Soetoyo S

Kursi dari Drum Bekas Ini Dijual Rp 300 Ribu
Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho
Kursi dari ban bekas yang dikembangkan di Rumah Kreatif dan Pintar, di Jl Soetoyo S Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Siapa sangka ban mobil bekas jika sudah poles oleh ahlinya bisa dijual dengan harga Rp 300 ribu per unit. Demikian pula, kursi dari drum bekas juga sudah dipoles juga dijual dengan harga yang sama.

Kursi dari drum dan ban mobil bekas itu disulap menjadi kursi yang cantik oleh anak-anak binaan Rumah Kreatif dan Pintar, di Jalan Soetoyo S Banjarmasin.

"Anak binaan kami menyulap ban mobil bekas dan drum bekas menjadi kursi cantik. Jika dijual per buah Rp300 ribu," kata Muhammad Arifin, pendiri dari Rumah Kreatif dan Pintar, di Jl Soetoyo S Banjarmasin, Kamis (23/2/2017).

Menurut Arifin, kursi itu bisa dijual per satuan atau satu paket meja dan kursi. Jika satu paket meja dan kursi, biasaya Rp1,2 juta. Sudah tak terhitung orang yang membeli satu set meja dan kursi dari drum dan ban mobil bekas.

"Setiap dipajang di galeri, ada saja masyarakat yang datang membeli satu set meja dan kursi dari bahan limbah tersebut," kata Arifin.

Saat ini, pihaknya membina sebanyak 85 anak kurang mampu, anak putus sekolah dan anak jalanan.
"Jumlah anak binaan untuk tingkatan jenjang SD sebanyak 45 anak, jenjang SMP sebanyak 15 anak, tingkat SLTA sebanyak 15 orang dan perguruan tinggi sebanyak 5 orang," jelas Arifin.

Menurut Arifin, anak binaan diajari berbagai ketrampilan seperti membuat bunga dari kantong plastik, cup lampu, meja, kursi dari ban bekas, bunga dari kawat bekas dan kerajinan lainnya yang bernilai tinggi. Pemberian ketrampilan ini juga disesuiakan dengan jenjang umur dan pendidikan.

"Untuk anak SD seperti membuat bunga dan kupu-kupu dari limbah plastik. Untuk jenjang SMP ke atas sudah bisa diajari membuat vas bunga hingga furniture. Dalam satu hari anak-anak binaan maksimal dua jam dilatih ketrampilan agar tetap bisa bermain," kata Arifin.

Rumah kreatif Banjarmasin, sambungnya, saat ini bekerjasama dengan Hotel Mercure dan Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin, untuk distribusi limbah handuk. Limbah handuk ditampung oleh Rumah Kreatif Banjarmasin dan dipakai untuk bahan membuat vas bunga.

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help