BanjarmasinPost/

Kampusiana

Penjelasan IKA FH Unlam Terkait Protes Digantinya Singkatan Unlam Menjadi ULM

Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (IKA FH Unlam) mengeluarkan protes keras atas perubahan singkatan Unlam menjadi UL

Penjelasan IKA FH Unlam Terkait Protes Digantinya Singkatan Unlam Menjadi ULM
banjarmasinpost.co.id/youtube
Rosehan NB

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (IKA FH Unlam) mengeluarkan protes keras atas perubahan singkatan Unlam menjadi ULM.

Dimotori Ketuanya, HM. Rosehan NB SH, IKA FH Unlam menggelar rapat yang secara khusus membahas masalah ini.

"Kami protes karena nomenklatur ULM tidak memiliki dasar hukum. Sedangkan nomenklatur Unlam telah ditetapkan berdasarkan Keppres (Keputusan Presiden). Kalau mengubah Unlam berarti mengubah Keppres," tegas Rosehan, didampingi para Wakil Ketua, yakni Siswansyah SH, Firman Chaidir SH, Laode Bahasani SH, Syahriel Untjung SH, dan sejumlah pengurus lainnya, Minggu (26/2/2017).

Baca: IKA FH Unlam Protes Keras Penggantian Unlam Menjadi ULM

Mantan Wakil Gubernur Kalsel ini mengungkapkan, sebenarnya saat digelar reuni akbar Fakultas Hukum Unlam pada 28 Desember 2016 pihaknya sudah menyampaikan protes soal penggunaan nama ULM.

"Namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjut, bahkan nama ULM terus dipakai dalam berbagai kegiatan," tegas politisi PDIP yang kini menjabat anggota DPRD Kalsel ini.

Protes IKA FH Unlam ini sendiri sangat serius. Terbukti, Rosehan dkk berencana dalam waktu dekat akan mendatangi Dekan Fakultas Hukum Unlam.

Menurut Rosehan, IKA FH Unlam akan menyampaikan secara resmi protes ini kepada dekan agar diteruskan kepada Rektor Unlam, Prof Sutarto Hadi.

Firman Chaidir menambahkan, pengurus IKA FH Unlam juga akan mendatangi Rektor terkait protes ini.

Firman yang kini menjadi pejabat di Pemprov Kalsel mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi Rektor Sutarto Hadi memang pernah mengusulkan perubahan nomenklatur Unlam menjadi ULM.

"Informasinya usulan itu tidak disetujui. Seharusnya kalau sudah tidak disetujui maka tetap kembali menggunakan Unlam, yang Maidah ada sejak perguruan tinggi kebangaan urang Banua ini berdiri," tegasnya.

Sementara, Rosehan mengimbau, penjelasan dari IKA FH Unlam ini diharapkan bisa meluruskan polemik tersebut.

Menurut dia, hal ini perlu diketahui publik agar tidak muncul lagi kesimpangsiuran penggunaan istilah Unlam dengan ULM.

Rosehan yang juga ketua Badan Pembuatan Peraturan Daerah DPRD Kalsel ini menegaskan, akan melakukan sosialisasi dan meminta para senior maupun junior atau mahasiswa yang menempuh pendidikan agar tetap menggunakan Unlam.

"Demikian pula kepada instansi resmi, termasuk media pers baik cetak maupun elektronik agar menggunakan sebutan Unlam," tegasnya lagi. (*)

Penulis: Ernawati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help