Berita Banjarmasin

Priyo Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Keuntungan Koperasi

Saat ini di Banjarmasin sebanyak 600an koperasi yang terdaftar, sekitar 200an koperasi tidak aktif atau dibubarkan.

Priyo Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Keuntungan Koperasi
rahmadani
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin Eko Priyo 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saat ini di Banjarmasin sebanyak 600an koperasi yang terdaftar, sekitar 200an koperasi tidak aktif atau dibubarkan. Diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Banjarmasin, Eko Priyo

Lebih lanjut dia mengatakan, dari jumlah yang aktif itu, ternyata masih banyak juga yang tidak aktifnya. Hanya saja pihaknya tidak bisa membubarkan karena koperasinya masih mempunyai hutang dengan pemerintah dan harus menyelesaikan pembayaran kepada anggotanya.

"Koperasi yang masih hidup sekitar 250 saja lagi. Termasuk Koperasi Syariah Arrahmah ini, tidak mempunyai hutang kepada pemerintah dan bergerak bidang konsumen," katanya.

Ditegaskannya, setiap koperasi tidak boleh melakukan pengumpulan uang dari masyarakat untuk investasi. Tetapi yang boleh adalah sumbangan sukarela dari anggotanya.

Pembagiannya pun tidak boleh atas iming-iming mendapat persen, tetapi pembagian sesuai SHU. Berdasarkan pengamatannya, koperasi syariah yang ada umumnya bertindak sebagai kolektor investasi, mendepositkan uang anggota.

"Sementara uang yang diputar lebih kecil dibandingkan dengan deposito, akhirnya ini yang membuat kolaps. Contoh seperti ini rata-rata koperasi-koperasi syariah yang ada di Banjarmasin," jelasnya.

Dia juga menjelaskan, belumlah lagi jika pengurusnya tidak amanah. Kembali ditegaskannya, koperasi tidak boleh berinvestasi.

Priyo Eko juga mengingatkan masyarakat jangan terlena atau tergiur bagi hasil yang ditawarkan oleh koperasi.

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help