Berita Kalteng

Debt Collector Penganiaya Anggota TNI Dibekuk di Barsel

Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu, membenarkan penangkapan penganiaya anggota Korem 102 Panjupanjung tersebut

Debt Collector Penganiaya Anggota TNI Dibekuk di Barsel
Istimewa
Salah satu pelaku saat dibekuk polisi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya aparat tim gabungan Kepolisian Polresta Palangkaraya dan Polres Barsel, Intelmob Polda Kalteng Polsek Dusun Selatan dan Kanit Buser Polrea dalam memburu debt collector yang menganiaya anggota TNI dari Korem 102 Panju Panjung akhirnya berhasil.

Dia berhasil ditangkap di Barito Selatan, Selasa (28/2/2017). Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu, membenarkan penangkapan penganiaya anggota Korem 102 Panjupanjung tersebut dan saat ini, pelaku masih diamankan pihaknya.Penangkapan dilakukan, Selasa (28/2/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

Pelaku tertangkap oleh tim gabungan Polsek Dusun Selatan, Polres Barsel bersama Kasat Reskrim Polresta Palangkaraya dengan anggotanya, Intelmob Polda Kalteng, Kapolsek Dusun Selatan dengan Anggotanya dan Kanit Buser Polres dengan Anggotanya terkait dengan Laporan polisi nomor : LP/K/35/II/2017/ KA SPKT/SEK PAHANDUT soal penganiayaan.

Tempat kejadian penangkapan di Desa Sanggu jalan Windu dekat jembatan Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten. Barito Selatan, Kalimantan Tengah.Dua orang tersangka saat itu di serahkan oleh orang tuanya dengan menggunakan sarana kelotok kepada polisi.

Identitas pelaku yakni, Firmanto alias Firman (21) kelahiran Buntok Barito Selatan dengan alamat Jalan. Amd I Buntok Kecamatan Dusun Selatan Barsel Kalteng. Kedua Andila alias Andi (25) beralamat di Desa Pangkan Kecamatab Paku Kabupaten Bartim.a
Seorang anggota TNI dari Markas

Penangkapan pelaku dilakukan setelah salah seorang anggota Korem 102 Panjupanjung Palangkaraya melapor ke Polsek Pahandut karena dipukul oleh sejumlah orang yang diduga adalah penagih utang atau debt collector, sehingga polisi langsung membentuk tim membekuk pelakunya.

Kasus pemukulan yang dilakukan oleh sekitar empat orang pelaku ini terjadi, Sabtu (18/2) yang lalu terhadap korban bernama Maf'rudhon (26) yang merupakan anggota TNI yang bertugas di Kamorem 102 Panjupanjung.

Belum diketahui persis hingga warga yang bermukim di Jalan Kapten Hasanudin no.07 Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya ini sampai dipukuli sejumlah orang yang diduga adalah suruhan pihak tertentu ini, karena masih penyidikan polisi.

Penulis: Fathurahman
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved