Kunjungan Raja Salman

Polri dan Paspampres Bersatu dengan Petugas Arab Saudi untuk Jaga Raja Salman

"Kepala negara boleh dan dipersilakan membawa pengawal dari negaranya sesuai mekanisme antarnegara"

Polri dan Paspampres Bersatu dengan Petugas Arab Saudi untuk Jaga Raja Salman
BANDAR AL-JALOUD/Saudi Royal Palace/AFP
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Polri dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berkoordinasi dengan pihak pengamanan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Azis Al Saud guna menentukan jumlah pengawal.

"Kepala negara boleh dan dipersilakan membawa pengawal dari negaranya sesuai mekanisme antarnegara," kata Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Polisi Suntana di Jakarta Rabu.

Suntana mengatakan penentuan jumlah personel pengamanan Raja Salman dikoordinasikan, termasuk jumlah senjata api yang dibawa pasukan kepala negara.

Ia mengungkapkan setiap kepala negara memiliki kewenangan untuk membawa pasukan pengawal dan senjata api sesuai prosedur dan ketentuan.

Ia menjelaskan Polri dan Paspampres memiliki standar prosedur untuk membatasi jumlah pengawal dan senjata api untuk keamanan tamu VVIP setingkat presiden atau perdana menteri.

Polisi jenderal bintang satu itu, mengatakan jumlah rombongan Raja Salman mencapai 1.700 orang selama kunjungan ke Indonesia dari 1-9 Maret 2017.

Jumlah itu dikatakan Suntana merupakan hal yang wajar mengingat pentingnya kunjungan Raja Salman untuk hubungan bilateral dengan Indonesia.

Editor: Didik Trio
Sumber: Antara News
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help