Raja Salman Tiba, Netizen Buat Surat Terbuka 'Dear Raja Salman'

Jelang kedatangan Raja Salman yang membawa 1.500 rombongan dan 25 pangeran. Kabar terakhir Raja Salman tiba pada pukul 12.30 WIB di bandara Halim

Raja Salman Tiba, Netizen Buat Surat Terbuka 'Dear Raja Salman'
net

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jelang kedatangan Raja Salman yang membawa 1.500 rombongan dan 25 pangeran. Kabar terakhir Raja Salman tiba pada pukul 12.30 WIB di bandara Halim Perdana Kusuma.

Kedatangannya banyak disambut oleh netizen yang mengungkapkan berbagai postingan mengenai kedatangan raja dari Timur Tengah ini.

Pantauan BPost Online banyak surat terbuka yang ditujukan kepada Raja Salman yang disambut baik oleh para pengguna media sosial.

Satu di antaranya dari akun Adinda Afg yang menuliskan surat terbukanya di akun facebook dengan judul 'Dear Raja Salman'.

Akun ini menuliskan berbagai harapan atas kedatangan Raja Salman yang menjadi peneduh di tengah situasi Indonesia yang 'panas' beberapa bulan terakhir.

Juga harapan agar ekonomi Indonesia yang lebih baik lagi, termasuk permasalahan PT Freeport yang menurutnya lebih baik dikerjasamakan dengan Arab Saudi.

Dear Raja Salman, Assalamu'alaikum...ahlan wa sahlan, afwan...saya tidak bisa kepanjangan nulis pakai Bahasa Arab, nanti ada sekelompok orang disini yang sensian.

Dear Raja Salman, bagaimana kabar anda? Semoga hari-hari anda beberapa bulan terakhir tetap nyaman, kuping tidak kepanasan, soalnya disini banyak lho yang ngomongin Arab, semoga saja mereka insyaf.

Dear Raja Salman, terimakasih telah mengunjungi negeri kami disaat-saat seperti ini, disaat harga diri bangsa mulai tergadaikan, Yang Mulia datang membawa ratusan Triliyun uang untuk berinvestasi, saya yakin ini uang halal, tidak bercampur riba, tidak ada Uang dibalik batu, tidak seperti negeri sebelah yang meminjamkan uang tapi kebanyakan syaratnya, kebanyakan maunya...sebel !!! Oiya, kalau baginda mau mengelola Freeport bersama bangsa kami, sepertinya banyak yang mendukung, daripada puluhan tahun emas-emas kami dilarikan ke negerinya Paman Donald, lalu sebagian dananya malah digunakan untuk memerangi negara-negara Islam.

Penulis: Restudia
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help