NEWS VIDEO

Ada Lubang Menganga di Oprit Jembatan Sungai Loban

Nyawa pengendara terancam bila melewati jembatan yang ada di Desa Sungai Loban, Kecamatan Sungai Loban

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Nyawa pengendara terancam bila melewati jembatan yang ada di Desa Sungai Loban, Kecamatan Sungai Loban, dekat gerbang perbatasan Sungai Loban dan Desa Betung, Kecamatan Kusan Hilir yang berada di Jalan Nasional.

Jembatan itu kondisinya membahayakan pengendara baik roda dua, roda empat dan lainnya. Penyebabnya, ada lubang besar yang menganga di oprit jembatan tersebut. Kondisinya pun sudah berlubang dan tidak menutup kemungkinan akan ambles.

Karena tanah aspal yang ada dijembatan tersebut sudah turun dan membuat cekungan. Lubang besar tersebut diduga karena ambles sehingga membentuk sebuah lubang besar hampir satu meter.

Pengendara kawatir terjebak bila melintasi jembatan tersebut. Karena bila dari arah Banjarmasin, lubang tersebut tidak terlihat jelas sehingga banyak yang tidak tahu.

Beruntung, dari informasi dihimpun masih belum ada korban jiwa. Tetapi kondisi jembatan tersebut sudah sangat membahayakan karena terancam ambles dan longsor.

Seperti yang diungkapkan pengendara yang satu ini, Yadi. Satu pengendara yang melintas di jembatan tersebut mengaku terkejut. Penyebab terkejutnya, saat melewati jalan tersebut melihat lubang besar di pinggir jembatan.

"Saya terkejut pas melintas di jembatan itu. Karena pas diturunan jembatan, ada yang ambles dan jebol, sangat membahayakan sekali bagi pengendara. Pemerintah harus bertindak cepat sebelum ada korban," katanya.

Menurutnya, lubang tersebut berpotensi melebar karena tidak ada penyangganya. Dia berharap pemerintah langsung menindaklanjutinya karena menyangkut nyawa pengendara.

"Kondisinya mau ambles, itu kalau tidak ditangani cepat bisa bertambah besar. Bila itu terjadi, arus lalu lintas di Jalan Nasional itu bakal terganggu," katanya.

Pengendara lainnya, Toni juga mengungkapkan hal serupa. Kondisinya sangat membahayakan apalagi pengendara dari arah Banjarmasin menuju Pagatan atau Batulicin, bila tidak ke tengah, bisa saja ban kendaraan atau mobil masuk lubang.

"Kalau tidak berhati-hati bisa terjebak dan masuk lubang," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tanahbumbu, Roy Rizali Anwar, Rabu (8/2/2O17) mengaku berterima kasih atas informasi tersebut. Namun, jalan yang masuk Jalan Nasional bukan kewenangan Kabupaten, melainkan dari Balai Jalan Nasional di Banjarmasin.

"Jembatan itu masuk Jalan Nasional ruas Pagatan Sebamban. Kami akan tindak lanjuti laporan tersebut ke balai Jalan Nasional di Banjarmasin," katanya.

Berdasarkan kewenangan jalan, bila ada ajalan rusak dan jembatan akan dikoordinasikan karena wilayahnya masuk di Kabupaten Tanahbumbu. Dia akan melaporkannya ke Banjarmasin.

"Kami koordinasi dengan Satker Balai Jalan Nasional di Banjarmasin. Semoga saja cepat diperbaiki sehingga pengendara merasa aman saat melintasi jembatan tersebut," katanya.

Penulis: Man Hidayat
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved