BanjarmasinPost/

Serambi Ummah

Wanita Karier Jangan Lupakan Perhatian ke Anak

Menurut Ketua Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Anak MUI Kalsel ini, orangtua perlu tahu dan mendukung hobi anak

Wanita Karier Jangan Lupakan Perhatian ke Anak
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Ketua Komisi Pemberdayaan Perempuan MUI Kalsel yang juga Kabid Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf, Kemenag Kalsel, Nurmilawati 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Orangtua memahami kesibukan anak dan begitu juga sebaliknya. Termasuk anak-anak memahami kesibukan orangtua yang berkarier di pemerintahan atau perusahaan swasta.

Nah, sebagai orangtua harus tahu bagaimana kepribadian dari anak-anaknya. "Sifat dan karakter dari anak harus dipahami betul oleh orangtua," kata Nurmilati, Sekretaris LTPQ Provinsi Kalsel, Kamis (9/3/2017).

Menurut Ketua Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Anak MUI Kalsel ini, orangtua perlu tahu dan mendukung hobi anak sepanjang tidak keluar dari esensi, ajaran dan syariat agama Islam. Ini merupakan salah satu cara membangun kelekatan psikologis dengan anak.

|"Cara lain yakni saat makan bersama bareng anak-anak dengan keduaorangtua. Pada saat makan bersama anak dan orangtua juga bisa saling berkomunikasi sesama anggota keluarga. Makan hanya salah satu cara saja," ujar Wakil ketua III Muslimat NU Provinsi Kalsel ini.

Pembina Fatiyat NU Provinsi Kalsel ini menghimbau jika ada waktu luang diharapkan bisa mendampingi anak membelikan sesuatu yang diingikan anak. Dalam satu bulan meski sama-sama sibuk, anak pasti punya keinginan untuk dibelikan sesuatu.

"Nah saat jalan bareng anak itulah, sebagai orangtua kita bisa membangun komunikasi yang lebih intim" ujarnya.

Pembina IPPNU Provinsi Kalsel ini menginginkan jangan sampai orangtua yang sudah punya jabatan di pemerintahan, organisasi ataupun perusahaan swasta malah melupakan perhatian kepada anak.

"Di lapangan yang sering terjadi, anak-anak itu sering mencari perhatian di luar karena orangtua terlalu sibuk dengan jabatan atau kesibukan yang diemban di kantor," tegas Nurmilati.

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help