Ekonomi dan Keuangan

Jasa Tour & Travel Rawan Dijadikan Jasa Valuta Asing Tak Berizin

Selain menyediakan jasa layanan perjalanan atau agen tour & travel, beberapa juga didapati melakukan kegiatan usaha penukaran valuta asing bukan bank

Jasa Tour & Travel Rawan Dijadikan Jasa Valuta Asing Tak Berizin
KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beberapa jasa penyedia layanan perjalanan "nakal" di Indonesia melakukan bisnis ganda.

Selain menyediakan jasa layanan perjalanan atau agen tour & travel, beberapa juga didapati melakukan kegiatan usaha penukaran valuta asing bukan bank (Kupva Bb).

Padahal hal ini menyalahi aturan, karena izin usaha jasa layanan perjalanan atau agen tour & travel berbeda dengan izin Kupva Bb.

Perusahaan Kupva Bb harus terlebih dahulu mengantongi izin khusus dari Bank Indonesia (BI), dan diwajibkan mengirimkan laporan setiap bulannya ke BI sebagai satu diantara bentuk pengawasan.

Hal ini dilakukan untuk menghindari dimanfaatkannya Kupva Bb oleh pelaku kejahatan transnasional untuk bisa membelanjakan uangnya di Indonesia.

"Di Kalimantan Selatan didapati beberapa oknum diduga menggunakan usaha samaran mulai dari hotel, jasa layanan perjalanan, bahkan hingga toko bangunan yang ternyata di dalamnya juga mempraktekkan Kupva Bb tidak berizin," kata Aryo Kepala Unit Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan. (Achmad Maudhody)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved