Leher Putu Sujana Kaku Hingga Kritis Usai Makan Babi

Sang anak yang enggan disebutkan namanya itu mengaku tidak tahu menahu lawar mana yang membuat ayahnya terbaring sakit saat ini.

Leher Putu Sujana Kaku Hingga Kritis Usai Makan Babi
Tribun Bali
Ilustrasi Lawar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, DENPASAR - I Gusti Putu Sujana (60), pasien diduga terjangkit meningitis babi sudah lima hari menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah.

Di ranjang pasien Ruang Mawar, RSUP Sanglah, Sujana ditemani seorang anaknya. Kata si anak, ayahnya sempat demam dan lehernya kaku seminggu setelah makan lawar, makanan dari daging babi.

Sujana lantas dilarikan ke Rumah Sakit Wisma Prasanti, Tabanan. Di sana dokter mendiagnosis Sujana terjangkit penyakit demam berdarah.

"Karena saya panik, saya tidak memikirkan yang lain langsung membawanya ke rumah sakit. Sempat dikira demam berdarah," ungkap anak Sujana kepada Tribun Bali, Minggu (12/3/2017) sore.

Sang anak yang enggan disebutkan namanya itu mengaku tidak tahu menahu lawar mana yang membuat ayahnya terbaring sakit saat ini. Selama ini sang ayah kerap makan lawar di berbagai tempat.

Ayahnya dikatakan juga sempat membeli lawar di warung-warung dekat rumahnya.
"Banyak disana jualan be celeng, be guling. Banyak peternak babi juga di sini. Namanya orang Bali, pasti pelihara satu atau dua ekor," ia menambahkan.

Sujana hanya semalam dirawat di Rumah Sakit Wisma Prasanti, karena kondisinya yang kritis, pasien kemudian dilarikan ke RSUP Sanglah.

Tim medis RSUP Sanglah menduga Sujana terkena meningitis. Darah pasien saat ini telah diambil sampelnya untuk dilakukan cek laboratorium. "Kira-kira 15 hari hasilnya baru bisa diketahui," kata dia.

Sang anak melanjutkan, kini kondisi ayahnya telah membaik dan sadar. Ia pun berharap ayahnya segera membaik dan bisa dibawa pulang.

Editor: Murhan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help