Kesehatan

Anda Ingin Diet Sehat Jantung? Begini Saran dari Pakar dan Peneliti

Anda ingin diet sehat bagi jantung? Ada baiknya mengikuti saran para pakar dan peneliti makanan berdasarkan hasil riset ilmiah.

Anda Ingin Diet Sehat Jantung? Begini Saran dari Pakar dan Peneliti
Shutterstock
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID -Anda ingin diet sehat bagi jantung? Ada baiknya mengikuti saran para pakar dan peneliti makanan berdasarkan hasil riset ilmiah.

Banyaknya jenis diet, mendorong beberapa ilmuwan untuk menilai, bagaimana pengaruh diet-diet tersebut terhadap salah satu organ tubuh yang paling penting, yakni jantung kita. 

Para peneliti memeriksa lebih dari 25 studi peer-Review dan menerbitkan temuan mereka dalam sebuah laporan dalam Journal of American College of Cardiology.

"Ada semacam kebingungan tentang apa saja makanan yag termasuk sehat dan tidak sehat," kata pemimpin studi Dr. Andrew Freeman, Direktur Cardiovascular Prevention and Wellness di National Jewish Health di Denver, Colorado.

Para peneliti dari 12 lembaga, termasuk George Washington University School of Medicine dan National Jewish Health, menganalisis studi-studi yang telah dilakukan para peneliti lain, yang melibatkan puluhan ribu peserta.

Mereka ingin tahu jenis makanan apa yang dianjurkan oleh beragam jenis diet itu, yang terbaik bagi jantung.

Setelah kajian yang mendalam, para peneliti menemukan bahwa diet yang paling baik untuk jantung adalah diet yang memasukkan minyak zaitun murni, buah kaya antioksidan, sayuran berdaun hijau, protein nabati, kacang-kacangan dalam jumlah sedang dan daging tanpa lemak.

Untuk mengurangi Kolesterol, peneliti menyarankan agar Anda membatasi atau menghilangkan kelapa dan kelapa minyak. Pasalnya, baik kelapa maupun minyak kelapa tinggi asam lemak jenuh.

Peneliti juga menyarankan agar Anda tidak mengonsumsi telur secara berlebihan, karena bisa meningkatkan kadar Kolesterol dalam darah.

Namun, Dr Keith Ayoob, profesor pediatrik di Albert Einstein College of Medicine, yang tidak terlibat dalam studi, mengatakan bahwa kita tidak bisa memandang diet secara hitam dan putih. Menurutnya, dokter perlu memandang dengan cara yang lebih holistik .

Halaman
123
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help