BanjarmasinPost/

Berita Kotabaru

Aki Banyak Dicuri, PJU di Jalan Tanjung Serdang Tak Berfungsi

Penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya atau solar cell di sepanjang ruas jalan Tanjung Serdang masih jauh dari harapan.

Aki Banyak Dicuri, PJU di Jalan Tanjung Serdang Tak Berfungsi
jabar.pojoksatu.co.id
Ilustrasi PJU tidak menyala

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya atau solar cell di sepanjang ruas jalan Tanjung Serdang masih jauh dari harapan. Sudah lebih empat tahun fasilitas itu terpasang, tapi tidak berfungsi dengan optimal karena banyaknya PJU yang rusak.

PJU yang dipasang pada 2013 silam tersebut tak berfungksi akibat baterai penyimpan daya hilang dicuri. Hanya beberapa tiang PJU yang masih berfungsi sebagai penerangan di beberapa titik ruas jalan tersebut.

Hasil penelusuran di lapangan, selain di beberapa titik ruas jalan Raya Stagen-Tanjung Serdang, baterai penyimpan daya PJU yang hilang dicuri juga terjadi di kawasan belakangan Politeknik (Poltek) dan wilayah perkantoran baru.

Dari puluhan tiang PJU yang masih berdiri, kecuali hanya tersisa bok atau tempat pengaman/wadah pascabatrai penyimpan daya dicuri oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Sekadar diketahui PJU, selain berfungsi sebagai penerangan dan kenyamanan pengguna jalan saat melintas di kawasan itu. Namun juga efisiensi penggunaan uang daerah sekaligus untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Kepala Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang Kotabaru, Akhmad Rivai tidak menepis kabar PJU solar cell di ruas jalan Stagen-Tanjung Serdang tidak berfungsi karena aki penyimpan energi matahari hilang dicuri.

"Jumlah persisnya kurang tahu. Tapi ada sekitar 20 tiang PJU yang hilang akinya. Setiap melewati jalan itu aku sering menghitung," kata Rivai.

Tidak berfungsinya PJU solar cell di beberapa titik ruas jalan Stagen-Tanjung Serdang masih menghantui perasaan, mereka yang kerap melintas di jalan itu. Terlebih saat tengah malam.

Wajar kecemasan dan ketakutan menyelimuti pengguna jalan saat malam hari melintas di wilayah tersebut. Kondisi dikarena pernah terjadi penebakan oleh orang misterius terhadap pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan lapangan tembak. Untungnya penembakan tidak menelan korban jiwa, tapi korban sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit umum daerah.

"Benar pernah terjadi penembakan di sana pada 2016 lalu. Karena di situ PJU solar cellnya mati," ujar Amat, salah seorang warga Pulaulaut Utara.

Penulis: Herliansyah
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help