BanjarmasinPost/

NEWSVIDEO

Mengisi Waktu Menunggu Anak Sekolah Ibu Ibu Ini Membuat Kerajinan Tangan Dari Manik-Manik

Sembari menunggu anak-anak mereka yang tengah belajar di SDN Keliling Benteng Tengah, Aminah (29), Mursidah (30) dan Rojiah (39)

BANJARMASINPOST. CO. ID. MARTAPURA - Sembari menunggu anak-anak mereka yang tengah belajar di SDN Keliling Benteng Tengah, Aminah (29), Mursidah (30) dan Rojiah (39) tampak menyibukkan diri dengan menyulam manik-manik.

Duduk di teras sekolah itu, ketiganya terlihat begitu sabar satu persatu menyulam biji manik yang kecil menjadi sebuah produk kerajinan manik berupa dompet cantik.

Perlu waktu satu hari untuk bisa menyelesaikan satu produk berupa dompet manik. Sayangnya, hasil buah tangan produk kerajinan manik yang dikerjakan penuh kesabaran ibu-ibu itu hanya dihargai Rp8 ribu.

Menyulam manik menjadi pekerjaan tambahan yang dilakukan sebagian besar kaum ibu Desa Keliling Benteng Tengah dan desa-desa lainnya di Kecamatan Martapura Barat.

Menurut Aminah, pekerjaan membuat kerajinan manik ini dilakukan disela-sela waktu mereka mengurus rumah tangga. Pekerjaan ini, sebagian besar ditekuni oleh ibu-ibu di desa mereka dan desa Sungai Rangas, Sungai Batang hingga Telok Selong.

"Dari pada bengong ngerumpi tidak ada hasil, lebih baik membuat kerajinan manik," katanya.

Aminah mengatakan, satu hari, Dia bisa menyelesaikan satu produk kerajinan manik. Tergantung ukurannya, untuk dompet berukuran 10 x15 centimeter ini satu hari kalau ukuran lebih kecil lagi bisa sampai dua dompet.

Kerajinan manik yang mereka hasilkan ini dikumpulkan sampai seminggu barulah dijual kepada "bos" mereka.

"Seminggu biasanya baru dijual sama bos. Harganya satu dompet ini Rp8 ribu ada juga yang Rp3 ribu. Tergantung ukurannya. Satu minggu, bisa dapat uang Rp50 ribu,"ujar Aminah.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help