Pilkada DKI 2017

Sandiaga: Saya Tak Mau Cengeng dan Saya Akan Hadapi

Sandiaga menyinggung pelaporan terhadap dirinya ke polisi dan pemanggilan dia sebagai saksi oleh polisi.

Sandiaga: Saya Tak Mau Cengeng dan Saya Akan Hadapi
Regina Kunthi Rosary/Tribunnews.com
Ahmad Dhani dan Sandiaga Uno ditemui di Jalan Pinang Mas, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (18/3/2017) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengaku sudah mengantisipasi kemungkinan adanya usaha yang mendiskreditkan dia dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Sandiaga menyinggung pelaporan terhadap dirinya ke polisi dan pemanggilan dia sebagai saksi oleh polisi.

"Saya sudah antisipasi ini, dalam politik pasti ada usaha untuk mendiskreditikan lawan, lazim di demokrasi. Kita perlu tanyakan, kenapa sekarang, motivasinya apa?" kata Sandiaga dalam "Sapa Pagi" Kompas TV, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Adapun Sandiaga dilaporkan Ketua Dewan Direksi Ortus Holdings Edward S Soeryadjaya ke polisi atas tuduhan tindak pidana penggelapan. Sandiaga dilaporkan bersama rekan bisnisnya, Andreas Tjahyadi.

Kuasa hukum Edward Soeryadjaya, Fransiska Kumalawati Susilo, sebelumnya mengatakan bahwa Andreas dan Sandiaga diduga melakukan penggelapan dalam penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten, pada 2012.

Selain itu, Sandiaga dimintai keterangan oleh polisi sebagai saksi dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan pada 2013.

Kendati demikian, Sandiaga mengaku siap menghadapi semuanya. "Saya tak mau cengeng, begitu (ada upaya) turunkan kredibilitas publik, saya hadapi," kata Sandiaga.

Ia memastikan, dalam dunia bisnis, dia selalu menaati koridor hukum. Sandiaga pun menilai, laporan terhadap dia terkait dugaan penggelapan itu dibuat-buat.

Sandiaga menceritakan bahwa dugaan penggelapan ini merupakan perseteruan sahabat lama antara pelapor, Edward Soeryadjaya, dan salah satu terlapor, Andreas Tjahyadi.

Perseteruan itu lantaran keduanya berseberangan pilihan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Dia pun menyayangkan jika pesta demokrasi lima tahunan ini memecah persahabatan.

"Saya beritikad baik untuk mendamaikan dua pihak yang berseteru," kata dia.

Terkait langkah selanjutnya, Sandiaga memastikan tak akan melaporkan balik Edward. Dia membiarkan masayarakat sendiri yang menilai kasus ini.

"Kalau saya ikut laporkan balik, jangan-jangan saya takut kalau saya ada salah. Buat apa memperkeruh suasana," kata dia.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help