BanjarmasinPost/

Serambi Ummah

Ustadzah Hj Nurul Djazimah: Asal Motif Gamis Tidak Mengundang Nafsu Syahwat

Tren gamis bermotif di kalangan muslimah berjilbab, pakaian itu diperbolehkan dalam Islam selagi tidak membawa mudharat dan menimbulkan nafsu syahwat.

Ustadzah Hj Nurul Djazimah: Asal Motif Gamis Tidak Mengundang Nafsu Syahwat
Serambi Ummah Edisi Jumat (17/3/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ustadzah Hj Nurul Djazimah mengatakan, tren gamis bermotif di kalangan muslimah berjilbab, pakaian tersebut diperbolehkan dalam Islam selagi tidak membawa mudharat semisal menimbulkan nafsu syahwat.

"Silakan saja memakai gamis bermotif untuk menutup aurat selagi motifnya itu tidak menyebabkan mengundang syahwat, kekerasan atau pelanggaran etika dan moral lainnya," kata ustadzah Hj Nurul Djazimah.

Menurut ustadzah yang juga dosen IAIN Antasari Banjarmasin, walaupun pakaian gamis bermotif sangat digandrungi dan ramai, tapi dia menyarankan untuk menghindari pakaian yang bermotif patung atau binatang buas.

Hal tersebut, menurut hukum Islam didasarkan hadis yang menjelaskan tentang larangan membuat patung atau melukis hewan buas.

Meski tidak diatur dalam syariat, menurutnya, pemakaian kerudung atau khimar untuk pasangan gamis pun, haruslah menggunakan warna senada. Pemilihan warna mencerminkan batin dari si pemakai.

"Ketika menggunakan khimar dengan warna tabrakan, itu mencerminkan batin si pemakai sedang dalam kondisi kurang baik," ujarnya. (ell)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help