BanjarmasinPost/
Home »

Bisnis

» Mikro

Hipmi Kalsel: Jangan Berpikir Jadi PNS Tetapi Jadilah Pengusaha

Dia juga mengatakan, sudah sangat sering menyampaikan di hadapan mahasiswa, jangan pernah berfikir untuk menjadi PNS.

Hipmi Kalsel: Jangan Berpikir Jadi PNS Tetapi Jadilah Pengusaha
banjarmasinpost.co.idm risman noor
Ilustrasi - Seminar enterpreneurship 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin dengan menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalsel melaksanakan Leadership and Entrepreneurship Talkshow dengan tujuan membangun mental pemimpin dan pebisnis sejak kuliah, Selasa (21/3).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Bina Satria Banjarbaru tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor bidang kemahasiswaan ULM Banjarmasin Abrani Sulaiman, Walikota Banjarbaru H. Nadjmi Adhani dan Sudirwo, SE Wakil Ketua VIII BPD HIPMI Kalsel. Diikuti sekirar 415 mahasiswa Fakultas Teknik.

Diawali dengan Talkshow I dengan tema Leadership, Walikota Banjarbaru menyampaikan pentingnya memupuk jiwa pemimpin kepada setiap orang yang baik, karena sejak dilahirkan setiap manusia adalah seorang pemimpin.

"Kepemimpinan bisa dalam lingkungan pekerjaan, usaha, kuliah hingga dalam rumah tangga pun tidak terlepas sebagai pemimpin," katanya dihadapan peserta.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh Wakil Rektor III ULM Banjarbaru, Dr HAbrani Sulaiman. Dalam sambutannya, membeberkan pentingnya kegitan-kegiatan yang bertema kepemimpinan dan kewirausahaan untuk dilaksanakan.

“Saya kira kegiatan seperti ini sangat penting untuk dilaksanakan, dan setiap tahun telah diadakan oleh Fakultas Teknik,” ujarnya.

Sementara itu, Sudirwo, SE yang mewakili Ketua Umum BPD HIPMI Kalsel Gusti Ervin Wardhana untuk mengisi narasumber Talkshow II yaitu Entrepreneurship mengatakan, kegiatan Talkshow kali ini merupakan salah satu upaya mengubah mindset mahasiswa menjadi PNS dan pekerja, namun berbisnis dengan mengutamakan pendidikan sampai lulus.

“Dengan kegiatan ini kami berharap agar mindset mahasiswa perlahan bisa berubah, sehingga setelah lulus nantinya mereka tidak lagi menjadi pencari kerja akan tetapi mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan solusi terhadap masih tingginya angka pengangguran,” terang Sudirwo.

Dia juga mengatakan, sudah sangat sering menyampaikan di hadapan mahasiswa, jangan pernah berfikir untuk menjadi PNS, harus membuang jauh pemikiran seperti ini, apalagi pemerintah masih menerapkan Moratorium PNS.

"Oleh karena itu, mahasiswa ULM harus membangun mental bisnisnya sesuai dengan tema yang diangkat dalam talkshow ini,” ungkapnya.

Menurut Sudirwo, sebagai organisasi pengusaha muda di bawah naungan Kadin, HIPMI turut menciptakan dan membangun kader dan pengusaha muda dari berbagai bidang usaha, tentu sangat fokus dalam ikut pembangunan ekonomi nasional dan di daerah. Dan saatnya, dibentuk kolaborasi pemerintah, akademik dan pengusaha yang lebih kuat dan harmonis.

Turut mendampingi pengurus HIPMI Perguruan Tinggi Kalsel, Taufik yang juga pemilik Pondok Cokelat Hatta yang masih aktif kuliah Semester 10 di ULM Banjarbaru. Dirinya telah merintis usahanya sejak semester empat.

Saat ini, sudah mempunyai cabang hingga 10 provinsi dengan omzet Rp 1 miliar sebulan. Hal ini membuktikan bahwa mahasiswa mampu menjalankan bisnis dan kuliahnya secara bersamaan. (*)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help