Berita Olahraga

6 Nomor Panjat Tebing Terancam Tidak Dipertandingkan

Perebutan medali di Cabang Olahraga (Cabor) panjat tebing pada Porprov 2017, Tabalong September nanti terancam berkurang.

6 Nomor Panjat Tebing Terancam Tidak Dipertandingkan
BANJARMASINPOST/Mariana
Kejuaraan Panjat Tebing 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Perebutan medali di Cabang Olahraga (Cabor) panjat tebing pada Porprov 2017, Tabalong September nanti terancam berkurang. Disinyalir karena sejumlah nomor yang biasanya jadi andalan beberapa Pengurus Cabang (Pengcab), terancam tidak akan dipertandingkan.

Ketiadaan venue pertandingan menjadi penyebab utama permasalahan tersebut. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua bidang kompetisi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Lovi Heriadi, saat ditemui disela kejuaraan Wall Climbing competition 2017, di arena dinding panjat Unlam, Banjarmasin.

"Idealnya ada 26 nomor yang dipertandingkan pada Porprov. Namun sejauh ini hanya 20 nomor yang bisa dipertandingkan, karena tidak adanya venue pertandingan," tuturnya kepada BPost Online.

Enam nomor pertandingan pada cabor Panjat Tebing itu antara lain Lead team putra, Lead team putri, speed record perorangan, speed world record perorangan putra, speed world record perorangan putri, speed world record team putra, dan speed world record team putri.

Padahal FPTI Kalsel sudah beberapa kali melakukan koordinasi dengan panitia Porprov. Bahkan pada saat presentasi venue beberapa waktu lalu, panitia sudah menyatakan siap seratus persen.

"Pada saat presentasi yang disampaikan Bupati Tabalong beberapa waktu lalu, semua venue dinyatakan siap. Tapi kenyataannya di lapangan, sampai saat ini masih belum ada kejelasan," ungkapnya.

Hal itu tentu sangat disayangkan. Ketiadaan 6 nomor pertandingan tersebut berpengaruh terhadap Pengcab. Kesempatan Pengcab untuk mendulang medali pun semakin kecil.

Mengenai persiapan FPTI sendiri dalam menyongsong Porprov, Lovi mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan administrasi yang saat ini sudah sampai tahap Entry by Name.

"Kita tengah mempersiapkan data atlit yang nantinya akan kita bikinkan Kartu Tanda Atlit (KTA)," tuturnya.

Dituturkan Lovi, sejauh ini masing-masing Pengcab sudah menyetor nama-nama atlit yang akan dibuatkan KTA. Meski begitu, ada dua Pengcab yang sampai sejauh ini belum setor nama.

"Kita menyayangkan ada Pengcab yang tidak menyetorkan nama atlitnya sejauh ini, yakni Batola dan HSS. Kami khawatir, kalau tidak cepat nanti tidak bisa ikut porprov," tambahnya.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada dua Pengcab tersebut agar secepatnya melengkapi administrasi berupa nama atlit yang akan dibuatkan KTA.

"Mumpung masih ada waktu beberapa bulan, jadi masih ada kesempatan. Ya kita harap secepatnya lah," pungkasnya. (Mariana)

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved